Ketum GP Ansor: Indonesia Emas Butuh Kader Muda NU Beridentitas Konstruktif
Selasa, 20 Februari 2024 - 20:22 WIB
Dia optimistis, jika kader menguasai sektor-sektor di atas, maka perubahan bidang politik, sosial dan ekonomi akan lebih mudah.
Jika ada kader ingin menjadi kepala daerah misalnya, maka Ansor harus menyiapkan secara matang sejak dini dengan kerja-kerja kolaboratif agar kader tersebut lolos bahkan menjadi yang terbaik ketika mengemban amanah.
Perekayasaan (engineering), koneksi antarbatin kader dan jaringan organisasi menjadi hal yang mutlak dilakukan agar perencanaan mencapai tujuan yang diharapkan.
Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Tengah Sholahuddin Aly mengatakan, kehadiran Addin ke wilayah Banyumas menjadi keberkahan tersendiri.
Sholahuddin menilai, dengan silaturahim ini maka para kader bisa mendapatkan arahan langsung dari ketua umum terkait program-program yang akan dijalankan di periode 2024-2029.
Jika ada kader ingin menjadi kepala daerah misalnya, maka Ansor harus menyiapkan secara matang sejak dini dengan kerja-kerja kolaboratif agar kader tersebut lolos bahkan menjadi yang terbaik ketika mengemban amanah.
Perekayasaan (engineering), koneksi antarbatin kader dan jaringan organisasi menjadi hal yang mutlak dilakukan agar perencanaan mencapai tujuan yang diharapkan.
Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Tengah Sholahuddin Aly mengatakan, kehadiran Addin ke wilayah Banyumas menjadi keberkahan tersendiri.
Sholahuddin menilai, dengan silaturahim ini maka para kader bisa mendapatkan arahan langsung dari ketua umum terkait program-program yang akan dijalankan di periode 2024-2029.
(shf)
Lihat Juga :