Hajatan Rakyat di Cirebon, Yenny Wahid: Ganjar-Mahfud Benteng Terakhir Demokrasi

Sabtu, 27 Januari 2024 - 13:56 WIB
Anak Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini mengatakan kehadiran dirinya bersama masyarakat lainnya untuk bersama-sama berjuang dan memenangkan paslon nomor urut 03 Ganjar-Mahfud. Sebab, keduanya adalah benteng terakhir demokrasi di Indonesia.

”Demokrasi memastikan bahwa kamu, kamu, kamu serta saya, semua sama, punya hak dan setara di mata hukum. Dan negara tidak boleh ada perlakuan istimewa untuk siapapun di negara kita. Semua rakyat sama dan setara di mata hukum dan negara,” ujarnya.

Menurut Yenny, semua rakyat butuh untuk dilindungi, butuh rasa aman dan berhak untuk sejahtera. Hal tersebut merupakan esensi dari demokrasi.

Baca Juga: Akhiri Debat dengan Cemerlang, Yenny Wahid: Ganjar Tak Berikan Solusi Mengawang

”Ganjar dan Mahfud tidak boleh kita biarkan berjalan sendiri. Yang mereka perjuangkan adalah kepentingan kita, kita menitipkan amanah untuk mereka, agar mereka berjuang untuk Indonesia yang lebih baik dan lebih unggul,” jelasnya.

Selain itu, Yenny Wahid menyebutkan bahwa Ganjar-Mahfud merupakan sosok yang merakyat, anti korupsi, berjuang untuk kesejahteraan rakyat, pro petani, guru ngaji dan guru agama, pro nelayan, memikirkan nasib rakyat dan mau duduk sama rendah dengan rakyat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!