Dilapor Kasus Pelecehan Seksual, Kasat Reskrim Polres Selayar Dinonaktifkan
Selasa, 11 Agustus 2020 - 16:26 WIB
"Dilaporkan tiga polwan terkait ucapan atau kalimat yang dianggap melanggar kesusilaan. (Kasusnya) masih dalam penyelidikan dan kami terus melakukan mediasi. Yah Polwan di sini (Polres Kepulauan Selayar) juga," ungkap Temmangnganro kepada wartawan, Selasa, (11/8/2020).
Dia menuturkan, Iptu AM telah dinonaktifkan dari jabatan sebagai Kasat Reskrim Polres Kepulauan Selayar, untuk mempermudah proses penyidikan di Bid Propam Polda Sulsel, terlebih pria 47 tahun sudah ditetapkan sebagai tersangka.
"Diberhentikan sementara karena sudah menjadi tersangka dan surat keputusannya masih menunggu dari bapak Kapolda (Irjen Pol Mas Guntur Laupe) sebagai pejabat yang berwenang," lanjut Temmangnganro.
Meski begitu, Temmanganro tidak begitu merinci kronologis kejadian perkara dengan pertimbangan, proses penyidikan sementara berjalan. Kasus itu katanya, saat ini telah ditangani oleh Propam Polda Sulsel untuk ditindaklanjuti.
Terlebih karena unsur atau dugaan perbuatan pidananya telah tepenuhi. "Sudah masuk ke unsur materiil kasus, khawatir melanggar kode etik penyidikan. Perkembangan nanti kami sampaikan ya," imbuh mantan BA Intelkam Mabes Polri itu.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan kasus tersebut masih terus diusut, bukan hanya oleh penyidik Propam tapi juga Ditreskrimum Polda Sulsel. Dia turut membenarkan pencopotan Iptu AM dari jabatannya sebagai Kasat Reskrim Polres Kepulauan Selayar.
Dia menuturkan, Iptu AM telah dinonaktifkan dari jabatan sebagai Kasat Reskrim Polres Kepulauan Selayar, untuk mempermudah proses penyidikan di Bid Propam Polda Sulsel, terlebih pria 47 tahun sudah ditetapkan sebagai tersangka.
"Diberhentikan sementara karena sudah menjadi tersangka dan surat keputusannya masih menunggu dari bapak Kapolda (Irjen Pol Mas Guntur Laupe) sebagai pejabat yang berwenang," lanjut Temmangnganro.
Meski begitu, Temmanganro tidak begitu merinci kronologis kejadian perkara dengan pertimbangan, proses penyidikan sementara berjalan. Kasus itu katanya, saat ini telah ditangani oleh Propam Polda Sulsel untuk ditindaklanjuti.
Terlebih karena unsur atau dugaan perbuatan pidananya telah tepenuhi. "Sudah masuk ke unsur materiil kasus, khawatir melanggar kode etik penyidikan. Perkembangan nanti kami sampaikan ya," imbuh mantan BA Intelkam Mabes Polri itu.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan kasus tersebut masih terus diusut, bukan hanya oleh penyidik Propam tapi juga Ditreskrimum Polda Sulsel. Dia turut membenarkan pencopotan Iptu AM dari jabatannya sebagai Kasat Reskrim Polres Kepulauan Selayar.
Lihat Juga :