Asal-usul Wangsa Sailendra, Trah Raja-raja Besar di Pulau Jawa
Kamis, 11 Januari 2024 - 07:41 WIB
Baca Juga: Ratu Kalinyamat, Sosok di Balik Ketangguhan Angkatan Laut Kerajaan-kerajaan Nusantara
Ada yang menyebut, wangsa ini berasal dari Kalingga di India Selatan. Sementara George Coedes sejarawan dan arkeolog Prancis menyebut wangsa ini berasal dari Fu-nan atau Kamboja. Pada berita Cina itu berasal dari kata Khmer kuno vnam atau bnam yang berarti gunung; dalam bahasa Khmer sekarang phnom.
Raja-raja Fu-nan disebut parwatabhūpala, yang berarti raja gunung sama dengan kata Sailendra. Setelah kerajaan Fu-nan itu runtuh sekitar tahun 620 M, ada anggota wangsa raja-raja Fu-nan itu yang menyingkir ke Jawa. Konon muncullah sebagai penguasa di sini pada pertengahan abad VIII M, dengan menggunakan nama wangsa Sailendra.
Pendapat sejarawan lain mengenai asal usul Wangsa Sailendra berasal dari India Selatan, yang kemudian berkuasa di Palembang. Tetapi konon pada tahun 683 M melarikan diri ke Jawa, karena serangan dari Sriwijaya dari Semenanjung Tanah Melayu.
Sedangkan filolog asal Belanda Johannes Gijsbertus de Casparis menemukan istilah Waranarādhirājarāja di dalam prasasti dari candi Plaosan Lor, juga Prasasti Kelurak. De Casparis mengidentifikasikan Waranara itu dengan Narawaranāgara atau Na-fu-na di dalam berita-berita Cina, yaitu pusat Kerajaan Fu-nan, setelah berpindah dari Wyadhapura atau T'e-mu, setelah mendapat serangan dari Chen-la di bawah pimpinan Bhawawarman dan Citrasena pada pertengahan kedua abad VI M.
Ada yang menyebut, wangsa ini berasal dari Kalingga di India Selatan. Sementara George Coedes sejarawan dan arkeolog Prancis menyebut wangsa ini berasal dari Fu-nan atau Kamboja. Pada berita Cina itu berasal dari kata Khmer kuno vnam atau bnam yang berarti gunung; dalam bahasa Khmer sekarang phnom.
Raja-raja Fu-nan disebut parwatabhūpala, yang berarti raja gunung sama dengan kata Sailendra. Setelah kerajaan Fu-nan itu runtuh sekitar tahun 620 M, ada anggota wangsa raja-raja Fu-nan itu yang menyingkir ke Jawa. Konon muncullah sebagai penguasa di sini pada pertengahan abad VIII M, dengan menggunakan nama wangsa Sailendra.
Pendapat sejarawan lain mengenai asal usul Wangsa Sailendra berasal dari India Selatan, yang kemudian berkuasa di Palembang. Tetapi konon pada tahun 683 M melarikan diri ke Jawa, karena serangan dari Sriwijaya dari Semenanjung Tanah Melayu.
Sedangkan filolog asal Belanda Johannes Gijsbertus de Casparis menemukan istilah Waranarādhirājarāja di dalam prasasti dari candi Plaosan Lor, juga Prasasti Kelurak. De Casparis mengidentifikasikan Waranara itu dengan Narawaranāgara atau Na-fu-na di dalam berita-berita Cina, yaitu pusat Kerajaan Fu-nan, setelah berpindah dari Wyadhapura atau T'e-mu, setelah mendapat serangan dari Chen-la di bawah pimpinan Bhawawarman dan Citrasena pada pertengahan kedua abad VI M.
Lihat Juga :