Kisah Sultan Malaka Salah Strategi Pertahankan Wilayahnya dari Serangan Portugis

Jum'at, 22 Desember 2023 - 06:11 WIB
Jembatan sungai Malaka berhasil direbut. Karena tersapu malam, tentara Portugis mundur ke laut.

Setelah mematangkan siasat sambil beristirahat selama dua minggu, serangan kedua dilancarkan lagi, tepat mengenai sasarannya. Pertahanan musuh yang dipusatkan di bandar patah.

Bandar Malaka berhasil direbut. Sultan Mahmud dengan para pengikutnya pontang-panting meninggalkan ibu kota. Ia bermaksud mengadakan serangan balasan dari jurusan Muar, tetapi serangan itu menemui kegagalan.

Orang-orang Portugis mempunyai semangat perjuangan yang sangat tinggi, memiliki perlengkapan senjata yang lebih sempurna, dan terlatih dalam peperangan.

Baca Juga: Kisah Pertemuan Rahasia Gajah Mada dan Gayatri usai Sumpah Palapa yang Berujung Pertikaian

Kemenangan mereka peroleh dalam peperangan di pantai barat India melawan orang-orang Gujarat, Kalikut, Persia, dan Mesir mempertebal semangat perjuangan dan keyakinan mereka, bahwa orang-orang Portugis mempunyai kemampuan untuk menghadapi lawan mana pun juga.

Dalam pengembaraan jauh dari tanah airnya. Demi mempertahankan nama bangsa dan demi keselamatan mereka sendiri, mereka mau tidak mau harus bertempur mati-matian. Semangat yang demikian tidak dimiliki oleh tentara Malaka dalam mempertahankan negaranya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!