Petaka Wabah Kolera Sebelum Perang Diponegoro Bikin Rakyat Jawa Menderita
Sabtu, 09 Desember 2023 - 08:19 WIB
Peter Carey dalam bukunya “Takdir Riwayat Pangeran Diponegoro: 1785 – 1855” mencatat di selatan Pacitan bahkan kondisi persawahan kering. Di sana banyak sawah terbengkalai, karena kekurangan air. Kalaupun ditanami akan cepat kering, karena tiupan angin kering dari arah laut.
Pada Juni 1821, wabah kolera Asia pertama menghantam Pacitan dan memakan banyak korban penduduk yang memang sudah dalam kondisi lemah: setiap hari ada saja petani harus diangkat dari perkebunan lada dan kopi setelah tewas akibat kelelahan dan demam.
Kekeringan ekstrem ini membuat para pribumi yang didominasi petani terancam hidupnya. Sebab sawah mereka mengering, dan hanya bisa mengandalkan makan akar-akaran dan daun-daunan. Mereka ini terutama adalah mereka yang tidak memiliki akses pada sawah irigasi.
Baca Juga: Kisah Pasukan Diponegoro Ketergantungan Candu dan Opium di Perang Jawa
Alhasil, pada waktu itu, seluruh warga desa mengungsi ke daerah-daerah yang lokasinya dekat keraton, guna menghindari kerja paksa di tanah-tanah pemerintah di pantai selatan. Jumlah penduduk turun hingga hampir 10 persen hanya dalam tempo dua tahun.
Pada Juni 1821, wabah kolera Asia pertama menghantam Pacitan dan memakan banyak korban penduduk yang memang sudah dalam kondisi lemah: setiap hari ada saja petani harus diangkat dari perkebunan lada dan kopi setelah tewas akibat kelelahan dan demam.
Kekeringan ekstrem ini membuat para pribumi yang didominasi petani terancam hidupnya. Sebab sawah mereka mengering, dan hanya bisa mengandalkan makan akar-akaran dan daun-daunan. Mereka ini terutama adalah mereka yang tidak memiliki akses pada sawah irigasi.
Baca Juga: Kisah Pasukan Diponegoro Ketergantungan Candu dan Opium di Perang Jawa
Alhasil, pada waktu itu, seluruh warga desa mengungsi ke daerah-daerah yang lokasinya dekat keraton, guna menghindari kerja paksa di tanah-tanah pemerintah di pantai selatan. Jumlah penduduk turun hingga hampir 10 persen hanya dalam tempo dua tahun.
Lihat Juga :