Rp5,2 Triliun Pinjaman dari Pemerintah Pusat untuk Penanganan Banjir DKI

Sabtu, 08 Agustus 2020 - 00:03 WIB
"Seluruh perbaikan pompa baru bisa kita selesaikan timeline 2021-2030, dengan rincian per tahun dapat mengganti 30 unit pompa," ucap Juaini di Jakarta, Jumat (7/8/2020).

Dia menambahkan, program selanjutnya yakni pembangunan waduk pengendali banjir yang akan menghabiskan anggaran Rp229 pada 2020, Rp136 miliar pada 2021, dan Rp471 miliar pada 2021, dan Rp180 miliar pada 2022.

"Waduk yang akan kita lanjutkan pembuatannya yaitu ada di waduk Brigif, waduk Pondok Rangon, waduk Lebak Bulus, waduk Cimanggis, waduk Rambutan, dan waduk Sunter Selatan," tuturnya. (Baca juga; Pelebaran dan Pengerukan Sungai Jadi Fokus Atasi Banjir Jakarta )

Kemudian, program lainnya adalah peningkatan kapasitas sungai dan drainase atau normalisasi. Pembangunan normalisasi dilakukan oleh pemerintah pusat dan DKI bertugas membebaskan lahan.

"Untuk pengadaan lahannya pada 2020 ini, kita mengajukan anggaran Rp552 miliar, pada 2021 sebesar Rp1,1 triliun, dan pada 2022 sebanyak Rp404 miliar," ucap Juaini. Lokasi pembebasan lahan tersebut itu di sepanjang Kali Angke, Kali Pesanggrahan, kali Sunter, kali Ciliwung, dan Kali Jatikramat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!