Yes! Setelah Gawai, Siswa Kurang Mampu di Makassar akan Dapat Kuota Gratis
Jum'at, 07 Agustus 2020 - 07:51 WIB
Siswa kurang mampu diberi perhatian khusus. Tidak hanya dipinjamkan tablet, mereka juga akan mendapatkan kuota gratis untuk mendukung proses pembelajaran secara daring. Foto : SINDOnews/Ilustrasi
MAKASSAR - Siswa kurang mampu diberi perhatian khusus. Tidak hanya dipinjamkan tablet, mereka juga akan mendapatkan kuota gratis untuk mendukung proses pembelajaran secara daring. Baca : Rudy Djamaluddin Minta CSR Telkomsel Fokus Pembelajaran Daring
Pemkot Makassar akan menggandeng PT Telkomsel untuk mendukung metode pembelajaran daring di Kota Makassar. Penadatangan nota kesepahaman akan dilakukan dalam waktu dekat.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Amelia Malik menyampaikan nantinya seluruh peserta didik maupun tenaga pengajar akan diberikan paket khusus dengan tarif Rp4 ribu 1 GB. "Khusus bagi anak yang kurang mampu nanti akan diadakan subsidi silang. Mereka nanti akan dapat kuota gratis, sedangkan yang mampu dapat Rp4 ribu per 1 GB," kata Amelia, kemarin.
Rencana ini, lanjut Amelia sementara ditindaklanjuti di Bagian Kerjasama. Ia berharap agar penandatanganan mou bisa dilakukan dalam waktu dekat. Sehingga tidak ada lagi siswa yang merasa kesulitan mengikuti pembelajaran daring. "Semoga secepatnya karena kan tahun ajaran baru ini sudah mulai berjalan," ucapnya.
Pemkot Makassar akan menggandeng PT Telkomsel untuk mendukung metode pembelajaran daring di Kota Makassar. Penadatangan nota kesepahaman akan dilakukan dalam waktu dekat.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Amelia Malik menyampaikan nantinya seluruh peserta didik maupun tenaga pengajar akan diberikan paket khusus dengan tarif Rp4 ribu 1 GB. "Khusus bagi anak yang kurang mampu nanti akan diadakan subsidi silang. Mereka nanti akan dapat kuota gratis, sedangkan yang mampu dapat Rp4 ribu per 1 GB," kata Amelia, kemarin.
Rencana ini, lanjut Amelia sementara ditindaklanjuti di Bagian Kerjasama. Ia berharap agar penandatanganan mou bisa dilakukan dalam waktu dekat. Sehingga tidak ada lagi siswa yang merasa kesulitan mengikuti pembelajaran daring. "Semoga secepatnya karena kan tahun ajaran baru ini sudah mulai berjalan," ucapnya.
Lihat Juga :