Stafsus Menag: Peran Jurnalis Strategis, Perkokoh Moderasi Beragama

Minggu, 12 November 2023 - 13:53 WIB
Hal ini patut diwaspadai karena penggunaan isu agama sangatlah rawan memecah persatuan umat maupun bangsa. Di sinilah pers harus juga memiliki tanggung jawab dalam menjaga Indonesia agar tetap bisa kondusif.

“Pers juga efektif dalam membantu literasi anak-anak muda terutama generasi Z yang cenderung lemah dalam hal kurasi atas informasi termasuk soal agama. Anak-anak muda ini perlu diarahkan karena mereka yang akan memimpin Indonesa 15 hingga 30 tahun mendatang. Para jurnalis juga harus membantu dalam upaya peningkatan literasi keagamaan anak muda agar tidak jadi bom waktu,” terang Wibowo.

Penguatan moderasi beragama penting, lanjut dia, untuk dilakukan agar Indonesia terus kokoh di tengah berbagai kebhinekaan yang ada di dalamnya.

Baca juga: Pemilu 2024, Kiai dan Ulama Diharapkan Jaga Kerukunan Umat

Ia menjelaskan, ada empat pilar atau indikator dalam praktik moderasi beragama, yakni komitmen kebangsaan, toleransi, antikekerasan, dan penerimaan terhadap tradisi. “Yang kita moderasi bukan agamanya, namun cara pandang, sikap dan perilaku kita dalam beragama, agar kita saling menghormati keyakinan dan agama sesama umat beragama,” ujar aktivis muda NU tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!