Laskar Hizbullah, Pasukan Cadangan Pertempuran Surabaya 10 November yang Dilatih Tentara Jepang

Jum'at, 10 November 2023 - 10:39 WIB
”Salah satu pasukan Hizbullah ini adalah KH. Masjkur yang ada di Singosari. KH. Masjkur inilah yang membentuk Hizbullah di Malang, bersama Mayjen Imam Soedja'i, dia adalah Panglima Divisi Untung Suropati TKR yang membawahi Malang dan sekitarnya karasidenan,” tuturnya.

Setelah pasukan terbentuk, KH. Masjkur dan Mayjen Imam Soedja'i memberikan latihan kepada para pasukan dan santri sejumlah pondok pesantren di Malang dan sekitarnya. Perjuangan Laskar Hizbullah Malang besutan KH. Masjkur dan Mayjen Imam Soedja'i.

Baca Juga: Gemblengan Makan Telur di Malang Bikin Pejuang Pertempuran 10 November Kebal Peluru

Dia mendapatkan cerita dari kakek buyutnya yang juga turut menjadi anggota pasukan Hizbullah. Sang kakek bahkan turut dilatih tentara Jepang dan PETA di Cibarusa, yang kini masuk daerah Bekasi.

”Ternyata kakek saya ini tidak sendirian, jumlahnya 500 orang, latihan bergelombang, kakek saya yang gelombang pertama yang dilatih di Cibarusah, yang melatih tentara PETA dan Jepang, dikasih keterampilan bertempur,” terangnya.

Bahkan secara khusus KH. Masjkur juga memberikan pelatihan kepada para santri - santri di pondok pesantren (Ponpes) Bungkuk Singosari, sebelum akhirnya pasukan Hizbullah berangkat ke Surabaya untuk bertempur melawan tentara sekutu.

Total sekitar ada 500 orang pasukan Hizbullah, satu di antaranya adalah KH. Masjkur asal Singosari, Malang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!