Kronologi Siswa MI di Malang Berkelahi hingga Wajah Berdarah Luka Sayatan
Jum'at, 03 November 2023 - 10:19 WIB
Kemudian kata Leha, sapaan akrabnya diduga pelaku tidak terima dengan perkataan R dan berusaha menantang berkelahi. Bahkan H diduga sempat berusaha menendang R, tetapi berhasil menghindar.
Baca Juga: Mandi di Sungai, Siswa MI Peserta Kemah Pramuka Tewas Tenggelam
Selanjutnya, R justru memukul salah satu teman pelaku yang menghampiri R saat jam pulang sekolah di dekat tong sampah.
”Korban membalas memukul teman pelaku, karena dia merasa dipukul, dia menghampiri pelaku, kemudian (temannya) bersama pelaku masuklah ke pondok sekolah itu juga," ucapnya kembali.
Berikutnya, H kembali keluar dan berlari menuju ke arah korbannya. Saat dihampiri itulah korban bertemu H dan temannya dan sempat dipegangi oleh salah satu teman terduga pelaku. Namun karena R memberontak pegangan teman H ke korban lepas.
”Karena dia lepas itulah pelaku anak itu menghampiri membawa benda, tapi nggak tahu itu benda apa, karena tidak kelihatan benda itu kecil langsung mengarahkan ke mukanya, bukan cutter,” ujarnya.
Ia memastikan dari keterangan pihak awal saksi sekitar lokasi, benda tajam yang menyayat muka R bukanlah cutter sebagaimana yang informasi beredar selama ini. Dugaannya itu adalah potongan panci yang ujungnya runcing dan tipis.
”Bukan cutter. Itu potongan panci, kalau aku berpikirnya pegangannya yang lepas, itu kan ujungnya tajam tipis. Pemikiran saya Aris gitu, katanya orang tuanya kepala sekolah juga menyampaikan bahwa itu potongan panci yang memang tajam, kecil,” bebernya.
Baca Juga: Mandi di Sungai, Siswa MI Peserta Kemah Pramuka Tewas Tenggelam
Selanjutnya, R justru memukul salah satu teman pelaku yang menghampiri R saat jam pulang sekolah di dekat tong sampah.
”Korban membalas memukul teman pelaku, karena dia merasa dipukul, dia menghampiri pelaku, kemudian (temannya) bersama pelaku masuklah ke pondok sekolah itu juga," ucapnya kembali.
Berikutnya, H kembali keluar dan berlari menuju ke arah korbannya. Saat dihampiri itulah korban bertemu H dan temannya dan sempat dipegangi oleh salah satu teman terduga pelaku. Namun karena R memberontak pegangan teman H ke korban lepas.
”Karena dia lepas itulah pelaku anak itu menghampiri membawa benda, tapi nggak tahu itu benda apa, karena tidak kelihatan benda itu kecil langsung mengarahkan ke mukanya, bukan cutter,” ujarnya.
Ia memastikan dari keterangan pihak awal saksi sekitar lokasi, benda tajam yang menyayat muka R bukanlah cutter sebagaimana yang informasi beredar selama ini. Dugaannya itu adalah potongan panci yang ujungnya runcing dan tipis.
”Bukan cutter. Itu potongan panci, kalau aku berpikirnya pegangannya yang lepas, itu kan ujungnya tajam tipis. Pemikiran saya Aris gitu, katanya orang tuanya kepala sekolah juga menyampaikan bahwa itu potongan panci yang memang tajam, kecil,” bebernya.
Lihat Juga :