Menekan Kesalahan Pengobatan Jadi Bahasan Menarik SIAK Riau 2023

Minggu, 29 Oktober 2023 - 12:33 WIB
Sebanyak 44.000-98.000 orang meninggal karena kesalahan pada pelayanan medis (medical error) dan 7.000 kasus karena kesalahan pengobatan (medication error). Tak bisa dielakkan bahwa kesalahan pengobatan (medication error) juga merupakan salah satu jenis kesalahan pada pelayanan medis (medical error) yang paling sering dan banyak terjadi.

Di Indonesia sendiri, jumlah angka dari kesalahan pengobatan belum terdata secara akurat dan sistematis. Namun kejadian kesalahan pengobatan ini sangat sering kita jumpai di berbagai fasilitas kesehatan di Indonesia. Angka kejadian akibat kesalahan dalam permintaan obat resep juga bervariasi, yaitu antara 0,03-16,9%.

Dalam salah satu penelitian menyebutkan terdapat 11% medication error di rumah sakit berkaitan dengan kesalahan saat menyerahkan obat ke pasien dalam bentuk dosis atau obat yang keliru. Kesalahan pengobatan ini dapat terjadi pada 4 fase. Yakni kesalahan peresepan (prescribing error), kesalahan penerjemahan resep (transcribing error), kesalahan menyiapkan dan meracik obat (dispensing error), dan kesalahan penyerahan obat kepada pasien (administration error).

Modul peresepan elektronik pada aplikasi SIMRS menjadi salah satu solusi untuk dapat menurunkan rasio kesalahan rumah sakit. Meninjau dari sisi dokter dapat membantu dalam penulisan resep, karena dokter dapat membuat berbagai template peresepan sesuai dengan berbagai kondisi penyakit pasien, dapat memastikan bahwa obat yang diresepkan tersedia stoknya pada bagian farmasi, dan tercatat secara sistematis ke dalam riwayat medis pasien tersebut. Sedangkan pada bagian farmasi dapat mempersiapkan obat dengan tepat.

Selain itu, modul farmasi dan stok pada aplikasi SIMRS dapat memberikan kemudahan dalam pengelolaan dan pemantauan obat di seluruh rumah sakit. Tenaga medis, apoteker, dan manajemen rumah sakit dapat dengan cepat mengetahui ketersediaan obat dan melakukan analisis terkait penggunaan obat secara keseluruhan atau pada setiap depo/bagian rumah sakit.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!