Minus 5,98, Ekonomi Jabar Triwulan 2 Anjlok Cukup Dalam

Rabu, 05 Agustus 2020 - 13:42 WIB
Menurut dia, pendapatan domestik regional bruto (PDRB) dari sisi lapangan usaha, hampir semua terkontraksi atau mengalami pertumbuhan negatif. Kecuali beberapa sektor seperti pertanian, pengadaan air, jasa sampah, komunikasi. Penopang ekonomi tertinggi disokong oleh sektor informasi dan komunikasi.

"Sementara sektor industri yang menopang 40% PDRB Jabar, berkontraksi hingga minus 8%. Perdagangan Jawa Barat yang menopang hingga 14% ekonomi, juga terkontraksi hingga 11%," jelas dia.

(Baca juga: Puluhan Orang Terjaring Razia Masker Mulai Satpam hingga ASN )

Kendati begitu, bila dibandingkan triwulan 1/2020, beberapa sektor di Jawa Barat mulai bangkit. Diantaranya sektor pertanian perkebunan dan perikanan menopang 45%, informasinya dan komunikasi 18,47%, pengadaan air, sampah, limbah dan daur ulang 7,77%.

Dari sisi pengeluaran, besarnya konsumsi pemerintah juga cukup mendongkrak ekonomi pada triwulan 2 lalu. Di mana, konsumsi pemerintah tumbuh 65% karena adanya gaji 13, bansos, dan lainnya. Namun konsumsi rumah tangga masih rendah, -6,34%, ekspor -4,62%, dan lainnya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!