Alasan Polisi Tak Jerat Pelaku Pencabulan Anak di Semarang dengan Pasal Pembunuhan
Jum'at, 20 Oktober 2023 - 17:23 WIB
“Tersangka ini paman korban, adik dari ibu korban. Kami amankan di pemakaman. Tersangka (ikut) menyiapkan pemakaman terhadap korban,” lanjut Donny.
Perihal penyebab kematian korban bukan karena tindakan pencabulan juga senada diungkapkan Kepala Bidang Humas Polda Jateng Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto. “Penyebab meninggalnya korban kan bukan itu (karena pencabulan), tapi karena sakit,” kata Kombes Satake saat ditemui di Mapolda Jateng, Kota Semarang, Jumat (20/10/2023).
Saat diwawancara di Mapolrestabes Semarang Kamis (19/10/2023), tersangka AY mengaku sudah 7 kali mencabuli korban. Kejahatan itu dilakukan sejak Agustus 2023 hingga Sabtu 14 Oktober 2023. Aksinya dilakukan di kamar rumah tinggalnya, saat ayah dan ibunya pergi bekerja. Mereka tinggal satu rumah, termasuk 2 kakeknya. Tersangka bekerja sebagai penjahit di tetangga rumah, saat jam makan siang kembali ke rumah untuk mencabuli keponakannya sendiri.
Perihal penyebab kematian korban bukan karena tindakan pencabulan juga senada diungkapkan Kepala Bidang Humas Polda Jateng Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto. “Penyebab meninggalnya korban kan bukan itu (karena pencabulan), tapi karena sakit,” kata Kombes Satake saat ditemui di Mapolda Jateng, Kota Semarang, Jumat (20/10/2023).
Saat diwawancara di Mapolrestabes Semarang Kamis (19/10/2023), tersangka AY mengaku sudah 7 kali mencabuli korban. Kejahatan itu dilakukan sejak Agustus 2023 hingga Sabtu 14 Oktober 2023. Aksinya dilakukan di kamar rumah tinggalnya, saat ayah dan ibunya pergi bekerja. Mereka tinggal satu rumah, termasuk 2 kakeknya. Tersangka bekerja sebagai penjahit di tetangga rumah, saat jam makan siang kembali ke rumah untuk mencabuli keponakannya sendiri.
(hri)
Lihat Juga :