Polisi dan Tim Gabungan Siaga Tanggulangi Banjir di Tanggamus
Rabu, 05 Agustus 2020 - 05:54 WIB
Polisi dan Tim Gabungan Siaga Tanggulangi Banjir di Tanggamus. Foto/SINDOnews/Indra Sir
TANGGAMUS - Pantauan di lokasi personel Satlantas dipimpin Kasat Lantas Iptu Rudi melakukan pengaturan dan imbauan kepada pengguna jalan khususnya mobil kecil dari arah pesisir barat maupun Kota Agung untuk melintasi jalan alternatif.
"Kami terjunkan personel gabungan untuk melakukan pengaturan dan imbauan serta membantu masyarakat membersihkan material longsor," kata Rudi mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya.
Dia juga mengimbau pengendara mobil kecil agar melewati jalan alternatif dari Pekon Banjarsari Kecamatan Wonosobo, menembus di Pekon Sedayu maupun arah sebaliknya.
"Sedangkan untuk kendaraan besar diimbau untuk menunggu di kantong kantong parkir sampai jalan terbuka atau melewati jalan lintas sumatera lainnya," tuturnya.
Adapun di Jalinbar, Simpang Pekon Sedayu Kecamatan terdapat 1 titik dengan material krokos dan tanah, yang meluap dari tanggul serta resapan air menggenangi dan menutup hingga ke badan jalan namun masih dapat dilalui kendaraan.
Selanjutnya, Jalinbar Pekon Waykerap terdapat 5 titik terdiri dari material krokos dan tanah setinggi rata-rata 1 meter yang terbawa air akibat luapan air dari sungai Way Seluang dan Way Dakok hingga menutupi badan jalan hingga membuat terganggunya arus lalu lintas di penggal jalan tersebut.
"Kami terjunkan personel gabungan untuk melakukan pengaturan dan imbauan serta membantu masyarakat membersihkan material longsor," kata Rudi mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya.
Dia juga mengimbau pengendara mobil kecil agar melewati jalan alternatif dari Pekon Banjarsari Kecamatan Wonosobo, menembus di Pekon Sedayu maupun arah sebaliknya.
"Sedangkan untuk kendaraan besar diimbau untuk menunggu di kantong kantong parkir sampai jalan terbuka atau melewati jalan lintas sumatera lainnya," tuturnya.
Adapun di Jalinbar, Simpang Pekon Sedayu Kecamatan terdapat 1 titik dengan material krokos dan tanah, yang meluap dari tanggul serta resapan air menggenangi dan menutup hingga ke badan jalan namun masih dapat dilalui kendaraan.
Selanjutnya, Jalinbar Pekon Waykerap terdapat 5 titik terdiri dari material krokos dan tanah setinggi rata-rata 1 meter yang terbawa air akibat luapan air dari sungai Way Seluang dan Way Dakok hingga menutupi badan jalan hingga membuat terganggunya arus lalu lintas di penggal jalan tersebut.
Lihat Juga :