8.233 Warga Bonebol Terdampak Banjir dan Tanah Longsor

Senin, 03 Agustus 2020 - 13:47 WIB
Pemerintah Kabupaten Bone Bolango pun sempat kesulitan menyalurkan bantuan dan logistik ke pusat bencana mengingat akses jalan terputus total tertimbun longsor. Salah satunya penyaluran bantuan di Kecamatan Bone.

Bupati Bone Bolango Hamim Pou yang ikut mengawal langsung bantuan dan logistik harus mengambil resiko dengan menyeberang laut menggunakan kapal agar bantuan dan logistik yang berisi makanan dan obat-obatan ini bisa sampai di pusat bencana.

Bahkan sempat 2 kali ganti kapal sejak bertolak dari dermaga Kota Gorontalo pada pukul 16.00 Wita, Ahad (2/8/2020). Bupati Hamim Pou yang membawa bantuan dan logistik pun tiba di Kecamatan Bone sekitar pukul 23.00 Wita.

Hamim bersama rombongan langsung menuju tempat pengungsian hingga di atas pukul 01.00 Wita, Senin (3/8/2020) dini hari.

“Warga di sepanjang DAS sungai Taludaa maupun muara laut harus dipindahkan ke tempat yang lebih aman,” kata Hamim usai turun langsung peninjauan.

“Relokasi rumah dan pembuatan tebing atau talut penahan ombak di Desa Taludaa dan Masiaga sepanjang 1 Kilometer. Kementerian PUPR melalui Satkernya diharapkan bisa segera membangunnya untuk menyelamatkan warga,” ujar Hamim Pou.

Saat ini, petugas Tagana Bonebol dan Dinas Sosial Provinsi Gorontalo telah membuka dapur umum di sejumlah titik bencana untuk menyiapkan makanan siap saji kepada warga terdampak banjir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!