23 OPD akan Bergabung di Mal Pelayanan Publik, Target Tahun Depan Beroperasi

Senin, 03 Agustus 2020 - 07:35 WIB
Jayadi berkomitmen, hadirnya MPP termasuk sebagai upaya transparansi ke publik. Tak ada pungli dalam pengurusan administrasi. Segala transaksi dilakukan non tunai. "Insya Allah itu gagasan sederhana kami membuat bagaimana Sulsel bersih melayani," pungkas dia.

Sekretaris DPM-PTSP Sulsel, Iffah Rafida Djafar menambahkan, pendirian MPP Sulsel sebelumnya sudah melalui penandatanganan MoU antara Menpan-RB bersama Gubernur Sulsel, 10 Maret lalu. Saat ini perencanaan untuk infratsrukturnya masih berjalan yang lokasinya di kawasan gedung Celebes Convention Center (CCC).

"Sekarang lagi perencanaan untuk infrastruktur. Mudah-mudahan bisa terealisasi tahun depan. Kalau gedungnya kan sudah siap, jadi sisa renovasi saja nanti," ucap Iffah. Dia menambahkan, MPP yang tengah dibangun ini akan menjadi MPP pertama yang diiniasi tingkat provinsi.

Pembangunan MPP menjadi sebuah rangkaian dari reformasi birokrasi yang juga didorong Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah. Tujuannya mendekatkan pelayanan kepada publik. Dengan menghadirkan ratusan jenis pelayanan termasuk dari lembaga vertikal, baik imigrasi, hingga pertanahan.

"Tentukan ini tujuannya untuk transparansi dan pelayanan publik. Diharapkan kehadiran MPP bisa lebih mendekatkan pelayanan ke masyarakat dengan sistem satu pintu. Jadi segala jenis perizinan bisa diakses disana," tandas Iffah. Baca Lagi : Mal Pelayanan Publik Diproyeksikan Jadi Ikon Baru Sulsel
(sri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!