Legenda dan Asal-usul Danau Maninjau, Pembuktian Sumpah Siti Rasani dan Giran

Kamis, 21 September 2023 - 10:16 WIB
Kedua sejoli itu pun pergi mencari solusi yang akan mereka lakukan nantinya. Secara tidak sadar, ketika duduk di pinggir sungai pun ada tanaman berduri yang merobek pakaian Siti Rasani. Dengan sigap Giran pun mencabutnya.

Pada waktu yang sama, Bujang Sembilan dan warga pun datang. Mereka mengira Siti Rasani dan Giran sedang berbuat asusila yang melanggar norma dalam masyarakat setempat.

Mereka pun berusaha menampik tuduhan itu namun tidak didengar. Untuk membuktikannya, mereka berdua pun melakukan sumpah dan melompat ke kawah Gunung Tinjau untuk membuktikan kesucian mereka.

Sebelum keduanya melompat ke dalam kawah, mereka berkata dengan lantang. Jika mereka bersalah gunung tersebut tidak akan meletus. Namun, jika mereka tidak bersalah, maka gunung akan meletus dengan kekuatan yang sangat dahsyat.

Selang beberapa saat, gunung pun meletus dengan sangat keras dan mengeluarkan lava panas. Bencana tersebut menuju perkampungan warga dan menghancurkan semua yang dilewatinya.

Dengan begitu berakhirlah kisah mereka dan membuktikan jika keduanya tidak bersalah. Letusan kawah gunung tersebut kemudian terbentuk Danau Maninjau yang menyerupai kuali besar yang berisi air.

Selain Danau Maninjau, ada nama-nama tokoh lain yang diabadikan menjadi nama nagari di sekitar Danau Maninjau. Misalnya, Tanjung Sani, Si Kudun, Bayua, Koto Malintang, Koto Kaciak, Sigalapung, Balok, Kukuban dan Sungai Batang.

Demikian cerita asal-usul Danau Maninjau, Sumatera Barat.
(okt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!