Bejat! Penjaga Sekolah di Karawang Cabuli Siswa SD Selama 1 Tahun
Selasa, 19 September 2023 - 18:41 WIB
Aksi bejat AS (46), mencabuli bocah sekolah dasar (SD) sebanyak 10 kali terungkap. Penjaga sekolah di Batujaya, Karawang sudah satu tahun mencabuli korban. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
KARAWANG - Aksi bejat AS (46), mencabuli bocah sekolah dasar (SD) sebanyak 10 kali akhirnya terungkap. Pelaku yang berprofesi sebagai penjaga sekolah di Kecamatan Batujaya, Karawang, Jawa Timur sudah satu tahun mencabuli korban yang menjadi siswa disekolah tersebut.
Polres Karawang membekuk pelaku setelah mendapat laporan dari orang tua korban.
Baca juga: 25 Murid SD Jadi Korban Pencabulan Oknum Guru Honorer di Bengkulu
Kasatreskrim Polres Karawang, AKP Arief Bastomy mengatakan, AS (46) ditangkap Tim Sanggabuana setelah terbukti mencabuli salah seorang siswa tempat dia bekerja sebagai penjaga sekolah. Korban merupakan bocah kelas lima disekolah tersebut.
"Pelaku kami tangkap dan mengakui perbuatannya. Korbannya satu orang dan perbuatan cabulnya dilakukan selama satu tahun," kata Arief Bastomy, Selasa (19/9/23).
Menurut Arief, korban yang masih berusia 12 tahun dijemput dan dibawa pelaku ke ruang kepala sekolah saat sekolah dalam keadaan sepi.
Korban yang dibawa ke ruangan kepala sekolah diancam jika tidak melayani keinginan pelaku. Kemudian pelaku mencabuli korban.
Polres Karawang membekuk pelaku setelah mendapat laporan dari orang tua korban.
Baca juga: 25 Murid SD Jadi Korban Pencabulan Oknum Guru Honorer di Bengkulu
Kasatreskrim Polres Karawang, AKP Arief Bastomy mengatakan, AS (46) ditangkap Tim Sanggabuana setelah terbukti mencabuli salah seorang siswa tempat dia bekerja sebagai penjaga sekolah. Korban merupakan bocah kelas lima disekolah tersebut.
"Pelaku kami tangkap dan mengakui perbuatannya. Korbannya satu orang dan perbuatan cabulnya dilakukan selama satu tahun," kata Arief Bastomy, Selasa (19/9/23).
Menurut Arief, korban yang masih berusia 12 tahun dijemput dan dibawa pelaku ke ruang kepala sekolah saat sekolah dalam keadaan sepi.
Korban yang dibawa ke ruangan kepala sekolah diancam jika tidak melayani keinginan pelaku. Kemudian pelaku mencabuli korban.