Komitmen Maksimalkan P3DN, Gubernur Khofifah: Transaksi Belanja PDN Jatim Capai 79 Persen
Sabtu, 16 September 2023 - 10:01 WIB
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa terus berupaya tingkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dalam belanja barang dan jasa pemerintah. (Foto: dok Pemprov Jatim)
SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terus berupaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dengan melakukan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dalam belanja barang dan jasa pemerintah.
Khofifah menjelaskan berkatberbagai upaya tersebut, nilai realiasi belanja Produk Dalam Negeri (PDN) yang dilakukan seluruh OPD di lingkungan Pemprov Jatim sampai dengan September 2023 mencapai 79 persen. Selain itu, hingga September 2023 realisasi transaksi belanja PDN yang dilakukan Pemprov Jatim melalui e-katalog sudah mencapai Rp 1,58 triliun.
"Alhamdulillah realisasi belanja PDN di Jatim per September 2023 mencapai 79 persen.Kami berharap dengan memaksimalkan belanja PDN, akan turut mengungkit ekonomi Jatim mulai dari mikro kecil menengah hingga yang sudah skala industri,"ujar Khofifah di Gedung Grahadi, Surabaya pada Kamis (14/9/2023).
Ia pun merinci bahwa transaksi melalui e-katalog hingga bulam September 2023 sebesar Rp 1,58 triliun tersebut berasal dari jumlah produk tayang sebanyak 106.385 produk dalam negeri yang berasal dari 5573 penyedia.
Khofifah menjelaskan berkatberbagai upaya tersebut, nilai realiasi belanja Produk Dalam Negeri (PDN) yang dilakukan seluruh OPD di lingkungan Pemprov Jatim sampai dengan September 2023 mencapai 79 persen. Selain itu, hingga September 2023 realisasi transaksi belanja PDN yang dilakukan Pemprov Jatim melalui e-katalog sudah mencapai Rp 1,58 triliun.
"Alhamdulillah realisasi belanja PDN di Jatim per September 2023 mencapai 79 persen.Kami berharap dengan memaksimalkan belanja PDN, akan turut mengungkit ekonomi Jatim mulai dari mikro kecil menengah hingga yang sudah skala industri,"ujar Khofifah di Gedung Grahadi, Surabaya pada Kamis (14/9/2023).
Ia pun merinci bahwa transaksi melalui e-katalog hingga bulam September 2023 sebesar Rp 1,58 triliun tersebut berasal dari jumlah produk tayang sebanyak 106.385 produk dalam negeri yang berasal dari 5573 penyedia.
Lihat Juga :