Ini Penyebab Suhu Dingin dan Prediksi Puncak Kemarau di Indonesia

Sabtu, 01 Agustus 2020 - 14:04 WIB
Sementara 19% ZOM diprediksikan mengalami puncak musim kemarau pada bulan September, yaitu meliputi sebagian besar Sumatera bagian tengah, Kalimantan bagian selatan, tengah dan timur, Sulawesi bagian barat dan Maluku. Puncak musim kemarau didefinisikan sebagai bulan atau periode waktu terkering dimana curah hujan yang turun di wilayah yang sedang mengalami kemarau berada pada tingkat paling rendah/minimum.

Perlunya peningkatan kewaspadaan dan antisipasi dini untuk wilayah-wilayah yang diprediksi akan mengalami kemarau lebih kering dari normalnya yaitu di sebagian sebagian Riau, Lampung bagian timur, Banten bagian selatan, sebagian Jawa Barat, Jawa Tengah bagian tengah dan utara, sebagian Jawa Timur, Bali bagian timur, NTB bagian timur, sebagian kecil NTT, Kalimantan Timur bagian tenggara, sebagian Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara bagian selatan, dan Maluku bagian barat dan tenggara.

Namun begitu, untuk wilayah-wilayah yang tidak mengalami musim kemarau, pada bulan Agustus ini diharapkan tetap waspada terkait masih terdapatnya potensi curah hujan kriteria tinggi yaitu di sebagian Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah, sebagain Papua Barat dan Papua bagian tengah. "BMKG mengimbau Pemerintah Daerah, pengambil keputusan dan masyarakat luas untuk lebih siap dan antisipatif terhadap kemungkinan dampak puncak musim kemarau terutama di wilayah yang rentan terhadap bencana kekeringan meteorologis, kebakaran hutan dan lahan, dan ketersediaan air bersih," ucapnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!