Ini Alasan DKI Kembali Terapkan Ganjil Genap di Tengah Pandemi Covid-19

Sabtu, 01 Agustus 2020 - 09:01 WIB
Namun dari hasil analisa, Syafrin mengungkapkan, ternyata volume lalu lintas sekarang mendekati bahkan di beberapa titik pemantauan itu volumenya sudah di atas normal, sebelum pandemi. Artinya bahwa pengaturan waktu, termasuk WFH selama PSBB transisi ini tidak berjalan efektif.

Dia melanjutkan, setelah kebijakan mengenai Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) ditiadakan, Pemprov DKI tidak memiliki instrumen pembatasan pergerakan orang."Oleh sebab itu sekarang yang diaktivasi adalah dengan ganjil genap," terangnya.

Syafrin berharap adanya ganjil genap dapat membantu mengurangi pergerakan orang yang berisiko terhadap penularan Covid-19.

"Harapannya, tadi yang WFH kemudian enggak melakukan perjalanan enggak penting. Karena misalnya nomor (mobil) ganjil, lebih baik tetap di rumah. Harapannya dengan pola ini volume lalu lintas turun dan paling utama adalah enggak ada penumpukan di pusat-pusat kegiatan atau tempat keramaian karena adanya pergerakan orang yang enggak penting," ucapnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!