Dikenal Sakti dan Lihai Padukan Budaya Jawa saat Syiar Islam, dari Mana Asal Sunan Kalijaga

Jum'at, 08 September 2023 - 16:19 WIB
Dari pernikahan itu, Arya Teja memiliki seorang putri yang dikenal dengan nama Nyi Ageng Manila yang kelak menjadi istri Sunan Ampel atau Raden Rahmat. Meski mengalir darah Arab di tubuhnya, Sunan Kalijaga lebih memperlihatkan diri sebagai sosok seorang Jawa. Termasuk dalam melakukan syiar Islam, Sunan Kalijaga memilih jalur seni budaya yang menjadi kesenangan masyarakat Jawa.

Di tangan Sunan Kalijaga, cerita wayang kulit atau wayang purwa, banyak menyelipkan pesan-pesan Islami. Lahir istilah jimat kalimosodo dalam lakon carangan Mahabarata yang itu merujuk pada kalimat syahadat.

Juga kisah tokoh Drupadi yang merupakan perempuan poliandri, yakni istri Pandawa lima, yang oleh Sunan Kalijaga diubah menjadi istri Yudhistira. Sebab Islam melarang konsep poliandri.

Baca juga: Nyalakan Flare saat Foto Prewedding Bikin Bukit Teletubbies Bromo Kembali Membara

Sunan Kalijaga juga menggubah kidung Rumeksa ing Wengi yang begitu masyhur di kalangan masyarakat Jawa. Secara spiritual ia juga melakukan pendekatan tasawuf. Sunan Kalijaga wafat dan dimakamkan di Kadilangu, Jawa Tengah, yakni berjarak sekitar 3 km dari Masjid Agung Demak.

Dikutip dari berbagai sumber, Sunan Kalijaga memiliki tiga orang istri. Dari pernikahan dengan Dewi Sarah, Sunan Kalijaga dikaruniai tiga anak, yakni salah satunya Raden Umar Said atau lebih dikenal Sunan Muria.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!