Kebakaran Gunung Arjuno Meluas, Status Tanggap Darurat Bencana
Jum'at, 08 September 2023 - 13:49 WIB
Baca juga: Begini Penampakan Foto Hasil Pemotretan Prewedding Berujung Hangusnya Bukit Teletubbies Gunung Bromo
"Pemberangkatan dua tim gabungan sebanyak 22 personelmelalui jalur pendakian Brakseng, Kecamatan Bumiaji untuk melakukan operasi pemadaman darat kebakaran hutan dan lahan Gunung Arjuna, Wilayah Kota Batu," jelasnya.
Sementara itu, terpisah Polres Malang melakukan pemeriksaan ke beberapa orang petugas Perhutani yang menemukan indikasi adanya dugaan pembakaran lahan secara sengaja di lereng Gunung Arjuno.
Lokasi tepatnya di kawasan Budug Asu, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, yang menyebabkan meluasnya kebakaran.
"Tiga orang (dimintai keterangan) nanti akan berkembang, kita akan petakan. Namun tentunya langkah ini menindaklanjuti informasi yang kami dapat dari Tahura maupun perhutani," tutur Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana, pada Jumat (8/9/2023).
Sejauh ini pendalaman juga masih dilakukan oleh tim di lapangan berkoordinasi dengan Tahura Raden Soerjo dan Perhutani, termasuk menemukan bukti-bukti di lapangan yang ada.
"Masih dilakukan pendalaman terhadap temuan-temuan di lapangan karena kami fokus ke pemadaman di atas. Namun berbagai temuan masih kami tindaklanjuti, kami dalami, untuk dapat alur yang sesuai dengan fakta," pungkasnya.
"Pemberangkatan dua tim gabungan sebanyak 22 personelmelalui jalur pendakian Brakseng, Kecamatan Bumiaji untuk melakukan operasi pemadaman darat kebakaran hutan dan lahan Gunung Arjuna, Wilayah Kota Batu," jelasnya.
Sementara itu, terpisah Polres Malang melakukan pemeriksaan ke beberapa orang petugas Perhutani yang menemukan indikasi adanya dugaan pembakaran lahan secara sengaja di lereng Gunung Arjuno.
Lokasi tepatnya di kawasan Budug Asu, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, yang menyebabkan meluasnya kebakaran.
"Tiga orang (dimintai keterangan) nanti akan berkembang, kita akan petakan. Namun tentunya langkah ini menindaklanjuti informasi yang kami dapat dari Tahura maupun perhutani," tutur Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana, pada Jumat (8/9/2023).
Sejauh ini pendalaman juga masih dilakukan oleh tim di lapangan berkoordinasi dengan Tahura Raden Soerjo dan Perhutani, termasuk menemukan bukti-bukti di lapangan yang ada.
"Masih dilakukan pendalaman terhadap temuan-temuan di lapangan karena kami fokus ke pemadaman di atas. Namun berbagai temuan masih kami tindaklanjuti, kami dalami, untuk dapat alur yang sesuai dengan fakta," pungkasnya.
Lihat Juga :