5 Fakta Raden Pandji Soeroso, Gubernur Pertama Jawa Tengah yang Bergelar Pahlawan Nasional
Selasa, 05 September 2023 - 17:09 WIB
Akibatnya, Soeroso dikeluarkan dari Kweekschool. Setelahnya, dia pergi ke Surabaya untuk belajar jurnalistik.
Semangat menentang Belanda semakin berkobar di hati Soeroso. Melalui pengetahuan jurnalistik yang didapat, dia mulai menulis dan menyerang Pemerintah Kolonial meski secara halus.
Pada tahun 1915, Soeroso menjadi Ketua Sarekat Islam cabang Probolinggo dan Kraksaan. Dia bersama para anggota pengurus lain memfokuskan organisasi pada gerakan nasional dan perbaikan ekonomi rakyat.
Sekitar 1921, Soeroso terpilih sebagai Ketua Personil Pabrik Bond Mojokerto. Dia pernah memimpin pemogokan buruh di Pabrik Gula milik seorang Belanda.
Beberapa tahun berselang, Soeroso mulai aktif di politik. Dia dipilih menjadi anggota Volksraad atau dewan perwakilan rakyat Hindia Belanda.
Perjuangan demi bangsa Indonesia berlanjut hingga kekuasaan Jepang di Indonesia. Tercatat, Pandji Soeroso pernah menjadi Ketua Putera daerah Malang hingga anggota Barisan Pelopor di Jakarta.
Menjelang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, Soeroso juga menjadi bagian BPUPKI dan PPKI.
Semangat menentang Belanda semakin berkobar di hati Soeroso. Melalui pengetahuan jurnalistik yang didapat, dia mulai menulis dan menyerang Pemerintah Kolonial meski secara halus.
2. Aktif di Organisasi Pergerakan Nasional
Pada tahun 1915, Soeroso menjadi Ketua Sarekat Islam cabang Probolinggo dan Kraksaan. Dia bersama para anggota pengurus lain memfokuskan organisasi pada gerakan nasional dan perbaikan ekonomi rakyat.
Sekitar 1921, Soeroso terpilih sebagai Ketua Personil Pabrik Bond Mojokerto. Dia pernah memimpin pemogokan buruh di Pabrik Gula milik seorang Belanda.
Beberapa tahun berselang, Soeroso mulai aktif di politik. Dia dipilih menjadi anggota Volksraad atau dewan perwakilan rakyat Hindia Belanda.
Perjuangan demi bangsa Indonesia berlanjut hingga kekuasaan Jepang di Indonesia. Tercatat, Pandji Soeroso pernah menjadi Ketua Putera daerah Malang hingga anggota Barisan Pelopor di Jakarta.
Menjelang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, Soeroso juga menjadi bagian BPUPKI dan PPKI.
3. Gubernur Jawa Tengah Pertama
Lihat Juga :