Tak Bisa Tinggalkan Lutra, IDP Minta Penyerahan Rekomendasi Demokrat Ditunda
Kamis, 30 Juli 2020 - 20:58 WIB
Husain menyebut IDP bahkan sudah dihubungi oleh pihak Partai Demokrat untuk menerima rekomendasi di Jakarta. Hanya saja, IDP meminta penundaan lantaran tak mungkin meninggalkan Lutra yang tengah dalam pemulihan pasca-bencana banjir bandang.
"Kita telah dihubungi oleh tim desk pilkada Partai Demokrat Sulawesi Selatan untuk menerima rekomendasi partai di Jakarta pada tanggal 29 Juli kemarin, namun kita minta untuk di tunda terlebih dahulu," ujarnya, Kamis (30/7/2020).
Baca Juga: Tahar Rum-Rahmat Laguni Resmi Didukung PKB di Pilkada Lutra
Ia menjelaskan penundaan penyerahan rekomendasi memang atas permohonan IDP. Sekali lagi disampaikannya, IDP sudah komitmen tidak akan meninggalkan daerahnya yang masih dalam status tanggap darurat pasca-banjir bandang.
"Kita tidak mungkin meninggalkan daerah saat ini yang masih dalam status tanggap darurat pascabanjir bandang. Saat ini masyarakat sangat membutuhkan kerja, kinerja dan kepedulian kita dalam melewati cobaan ini," tutup dia menyampaikan pesan IDP.
"Kita telah dihubungi oleh tim desk pilkada Partai Demokrat Sulawesi Selatan untuk menerima rekomendasi partai di Jakarta pada tanggal 29 Juli kemarin, namun kita minta untuk di tunda terlebih dahulu," ujarnya, Kamis (30/7/2020).
Baca Juga: Tahar Rum-Rahmat Laguni Resmi Didukung PKB di Pilkada Lutra
Ia menjelaskan penundaan penyerahan rekomendasi memang atas permohonan IDP. Sekali lagi disampaikannya, IDP sudah komitmen tidak akan meninggalkan daerahnya yang masih dalam status tanggap darurat pasca-banjir bandang.
"Kita tidak mungkin meninggalkan daerah saat ini yang masih dalam status tanggap darurat pascabanjir bandang. Saat ini masyarakat sangat membutuhkan kerja, kinerja dan kepedulian kita dalam melewati cobaan ini," tutup dia menyampaikan pesan IDP.
(tri)
Lihat Juga :