DKI Pinjam Rp12,5 Triliun ke SMI, Anggota DPRD Ini Minta Awasi Penggunaannya

Kamis, 30 Juli 2020 - 09:38 WIB
Selain itu, Kent juga meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan, dan Polri turut mengawasi kegunaan dana tersebut. Karena penggunaan dana tersebut harus dipertanggungjawabkan di dunia dan di akhirat. "Kejaksaan, KPK dan Kepolisian musti betul-betul mengawasi, kalau ada penyelewengan harus di proses secara hukum," tegas Kent.

Namun, Kent agak menyayangkan dengan langkah Gubernur Anies yang meminjam dana dari PT Sarana Multi Infrastruktur tidak berkonsultasi terlebih dahulu dengan DPRD DKI Jakarta, agar bisa memberikan masukan-masukan yang positif.

Kent pun kembali menegaskan, dana sebesar Rp12,5 triliun harus benar-benar difokuskan untuk pemulihan ekonomi Provinsi DKI Jakarta akibat pandemi Covid-19. (Baca juga: DKI dan Jabar Paling Merana Imbas Corona, Menkeu Sri Utangi Anies dan Kang Emil Rp16,5 T )

"Dana tersebut diprioritaskan untuk kepentingan warga, pulihkan kondisi ekonomi dahulu jangan mendahulukan program-program yang lain, apalagi nanti bikin program yang ngawur. Saya minta tolong jangan gunakan dana itu buat hal yang tidak urgent," tutupnya.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!