'Si Melon' Langka, Ratusan Warga Kubu Raya Harus Rela Mengantri

Rabu, 29 Juli 2020 - 12:05 WIB
"Banyak pedagang juga ikut antri, setelah dapat mereka pindah lagi ke pangkalan lainnya untuk mengantri lagi, sehingga hal ini menjadi penyebab langkahnya gas elpiji 3 kg tersebut di masyarakat," terang Acun.

Acun juga menambahkan, sebenarnya kalau untuk kebutuhan rumah tangga tidak ada masalah. "Cuma yang menjadi masalah saat mengantri, kami di pangkalan sudah bilang untuk ibu-ibu silahkan maju duluan, akan tetapi ibu-ibu kalah cepat dengan orang-orangnya para pedagang yang langsung menyerobot duluan, dan kami tidak bisa berbuat apa-apa, kalau kami larang dan tidak melayani mereka, akan jadi masalah lain nantinya, jadi kami di pangkalan terpaksa melayani mereka," ungkapnya.

Untuk itu, dia berharap pemerintah setempat dan Pertamina, dapat mengatasi kelangkaan gas elpiji 3 kg ini, agar masyarakat tidak sulit untuk mendapatkannya. Selain itu, diharapkan agar pengantri-pengantri yang tidak jelas agar ditertibkan.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!