Sejarah Stasiun Cikini yang Awalnya Hanya Halte Kecil
Selasa, 25 Juli 2023 - 17:01 WIB
Awalnya, stasiun ini merupakan sebuah halte kecil yang dibangun sebagai pengganti dari Halte Dierentuin (Pemberhentian Kebun Binatang).
Namun, lantaran halte tersebut dirasa tidak praktis terhadap perkembangan kawasan Gondangdia dan Menteng, membuat Dewan Kota Batavia kala itu memutuskan untuk membuat pemberhentian kereta api baru. Halte Dierentuin kemudian diganti dengan Halte Tjikini dan Halte Gondangdia
Alasan lain menyebutkan, dibangunnya stasiun ini adalah untuk memudahkan akses masyarakat yang ingin berkunjung ke kebun binatang di kawasan Cikini, atau sekarang menjadi lokasi Taman Ismail Marzuki (TIM).
Baca Juga: Sejarah Taman Ismail Marzuki: Ikon Jakarta dan Warisan Seni Budaya Tak Ternilai
Staatsspoorwegen (SS), perusahaan jalur kereta api negara dan jalur trem di Hindia Belanda, merupakan perusahaan yang membangun Stasiun Cikini yang kemudian diresmikan pada tahun 1926.
Namun, lantaran halte tersebut dirasa tidak praktis terhadap perkembangan kawasan Gondangdia dan Menteng, membuat Dewan Kota Batavia kala itu memutuskan untuk membuat pemberhentian kereta api baru. Halte Dierentuin kemudian diganti dengan Halte Tjikini dan Halte Gondangdia
Alasan lain menyebutkan, dibangunnya stasiun ini adalah untuk memudahkan akses masyarakat yang ingin berkunjung ke kebun binatang di kawasan Cikini, atau sekarang menjadi lokasi Taman Ismail Marzuki (TIM).
Baca Juga: Sejarah Taman Ismail Marzuki: Ikon Jakarta dan Warisan Seni Budaya Tak Ternilai
Staatsspoorwegen (SS), perusahaan jalur kereta api negara dan jalur trem di Hindia Belanda, merupakan perusahaan yang membangun Stasiun Cikini yang kemudian diresmikan pada tahun 1926.
Lihat Juga :