Kisah Mahamenteri Kartini, 3 Pembantu Raja dalam Mengatur Kerajaan Majapahit
Minggu, 23 Juli 2023 - 06:41 WIB
Tetapi, ketiga mahamenteri itu tidak mempunyai wewenang dalam urusan pemerintahan negara secara langsung.
Urusan pemerintahan negara ada di tangan sang panca Wilwatikta yang dikepalai oleh patih seluruh negara, seperti dinyatakan dalam Nagarakretagama pupuh 10.
Sang panca Wilwatikta terdiri dari patih, demung, kanuruhan, rangga, dan tumenggung.
Baca Juga: Kisah Pasukan Elite Mongol Kesulitan Menembus Hutan Rawa Pulau Jawa dan Siasat Jitu Raden Wijaya
Artinya secara kesimpulan jabatan Mahamenteri Kartini ini konon telah ada sejak awal pembentukan negara Majapahit, sebagaimana tercantum dalam Piagam Kudadu dan Piagam Pemanggungan.
Jika susunan Mahamenteri Kartini dalam O.J.O. LXXXIV dibanding dengan susunan Mahamenteri Kartini pada Piagam Bendasari, terdapat dua nama yang sama, yakni Dyah Iswara dan Dyah Ipoh, tetapi berbeda kedudukannya.
Dengan hilangnya Dyah Sonder, Dyah Iswara yang semula menjadi Mahamenteri Sirikan, dijadikan Mahamenteri Hino, dan Dyah Ipoh, yang semula menjadi Mahamenteri Halu, dijadikan menjadi Mahamenteri Sirikan.
Urusan pemerintahan negara ada di tangan sang panca Wilwatikta yang dikepalai oleh patih seluruh negara, seperti dinyatakan dalam Nagarakretagama pupuh 10.
Sang panca Wilwatikta terdiri dari patih, demung, kanuruhan, rangga, dan tumenggung.
Baca Juga: Kisah Pasukan Elite Mongol Kesulitan Menembus Hutan Rawa Pulau Jawa dan Siasat Jitu Raden Wijaya
Artinya secara kesimpulan jabatan Mahamenteri Kartini ini konon telah ada sejak awal pembentukan negara Majapahit, sebagaimana tercantum dalam Piagam Kudadu dan Piagam Pemanggungan.
Jika susunan Mahamenteri Kartini dalam O.J.O. LXXXIV dibanding dengan susunan Mahamenteri Kartini pada Piagam Bendasari, terdapat dua nama yang sama, yakni Dyah Iswara dan Dyah Ipoh, tetapi berbeda kedudukannya.
Dengan hilangnya Dyah Sonder, Dyah Iswara yang semula menjadi Mahamenteri Sirikan, dijadikan Mahamenteri Hino, dan Dyah Ipoh, yang semula menjadi Mahamenteri Halu, dijadikan menjadi Mahamenteri Sirikan.
Lihat Juga :