Berkarya Masih Tahan Rekomendasi 4 Daerah pada Pilkada 2020
Selasa, 28 Juli 2020 - 11:00 WIB
Adapun di Makassar, Berkarya condong ke dua nama yakni Munafri Arifuddin atau Irman Yasin Limpo. Di Bulukumba mengarah ke Jamaluddin M Syamsir (JMS) dan di Tana Toraja mengerucut ke Albertus Patarru. Baca Juga : Gelar Upacara HBA Secara Virtual JA Amanatkan Kejati Kawal Pilkada Serentak
Mantan Bupati Bulukumba dua periode ini menuturkan, pihaknya akan menunggu sampai kandidat yang bersangkutan mencukupkan kursi koalisi. Barulah setelah itu, Berkarya akan menyusul keluarkan surat sakti. "Mungkin pertengahan Agustus atau akhir bulan Agustus kita keluarkan rekomendasi. Karena pendaftaran awal September," sebutnya.
Khusus JMS dan Albertus, Berkarya memberi ultimatum ketat. Jika keduanya tidak bisa mencukupkan koalisi, maka arah dukungan Berkarya akan beralih ke kandidat lain. "Kan di Bulukumba ada tiga calon lain, begitu pula di Tana Toraja ada beberapa kandidat. Jika tak mampu mencukupkan koalisi kita cari calon lain, karena tidak mungkin kita menjadi penonton," tegasnya.
Terpisah, Rahman Assegaf berharap agar partainya bisa mengusungnya. Apalagi dia merupakan satu-satunya kader yang maju di Pilkada serentak 2020 ini di Sulsel. "Bagaimana pun, kami berharap Berkarya bisa mengusung kami. Apalagi kan, ibaratnya saya ini anaknya. Dan jika Berkarya bergabung, maka kursi kami sudah cukup," beber Rahman, Senin (27/07/2020) kemarin.
Sejauh ini, Rahman yang berpaket dengan Muammar Muhayang sudah memegang rekomendasi PDIP yang memiliki 3 kursi dan PPP mengontrol 2 kursi. Tambahan 2 kursi Berkarya mencukupkan jumlah koalisi Rahman-Muammar yakni 7 kursi. "Insyaallah, PKB juga akan masuk. Tapi kan kita menghitung cukupnya ini. Jika Berkarya masuk, maka sudah cukup. Kami berharap segera dikeluarkan rekomendasinya," pungkasnya. Baca Lagi : Mendagri Siapkan Plt dan Pjs Antisipasi Kekosongan Kepala Daerah
Mantan Bupati Bulukumba dua periode ini menuturkan, pihaknya akan menunggu sampai kandidat yang bersangkutan mencukupkan kursi koalisi. Barulah setelah itu, Berkarya akan menyusul keluarkan surat sakti. "Mungkin pertengahan Agustus atau akhir bulan Agustus kita keluarkan rekomendasi. Karena pendaftaran awal September," sebutnya.
Khusus JMS dan Albertus, Berkarya memberi ultimatum ketat. Jika keduanya tidak bisa mencukupkan koalisi, maka arah dukungan Berkarya akan beralih ke kandidat lain. "Kan di Bulukumba ada tiga calon lain, begitu pula di Tana Toraja ada beberapa kandidat. Jika tak mampu mencukupkan koalisi kita cari calon lain, karena tidak mungkin kita menjadi penonton," tegasnya.
Terpisah, Rahman Assegaf berharap agar partainya bisa mengusungnya. Apalagi dia merupakan satu-satunya kader yang maju di Pilkada serentak 2020 ini di Sulsel. "Bagaimana pun, kami berharap Berkarya bisa mengusung kami. Apalagi kan, ibaratnya saya ini anaknya. Dan jika Berkarya bergabung, maka kursi kami sudah cukup," beber Rahman, Senin (27/07/2020) kemarin.
Sejauh ini, Rahman yang berpaket dengan Muammar Muhayang sudah memegang rekomendasi PDIP yang memiliki 3 kursi dan PPP mengontrol 2 kursi. Tambahan 2 kursi Berkarya mencukupkan jumlah koalisi Rahman-Muammar yakni 7 kursi. "Insyaallah, PKB juga akan masuk. Tapi kan kita menghitung cukupnya ini. Jika Berkarya masuk, maka sudah cukup. Kami berharap segera dikeluarkan rekomendasinya," pungkasnya. Baca Lagi : Mendagri Siapkan Plt dan Pjs Antisipasi Kekosongan Kepala Daerah
(sri)
Lihat Juga :