Polemik Rumah di Bekasi Terisolir Hotel, Pemilik Ngaku Tanahnya Kini Tak Bernilai
Sabtu, 15 Juli 2023 - 04:03 WIB
Diberitakan sebelumnya, rumah Ngadenin (63) di Jalan Raya Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi terkurung bangunan hotel hingga menyisakan comberan sebagai akses jalan. Ternyata pihak hotel pernah menawar rumah Ngadenin Rp 8 juta per meter, tapi ditolak karena yang bersangkutan minta Rp15 juta.
"Itu sudah berlaku tiga kali rumahnya (Ngadenin) untuk dibeli. Dia tidak mau dijual seharga Rp8 juta," kata Devin, salah satu keluarga pemilik hotel, Rabu (12/7/2023).
Ketika konstruksi pembangunan sedang dikerjakan sebenarnya pihak hotel tidak membutuhkan lahan Ngadenin. Namun, untuk kebaikan bersama pihaknya melakukan negosiasi dengan Ngadenin.
"Kalau untuk kita sebenarnya mau menawarkan atau membeli atau tidak ya nggak butuh-butuh banget," tuturnya.
Menurut Devin, pengajuan Rp 8 juta per meter saat itu sesuai Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) tanah di wilayah itu. Ngadenin sempat mengusulkan opsi ditukarkan rumah dengan luas yang sama dan berada di wilayah itu. "Itu saya angkat tangan karena bukan bidang saya mencari-cari rumah," katanya.
"Itu sudah berlaku tiga kali rumahnya (Ngadenin) untuk dibeli. Dia tidak mau dijual seharga Rp8 juta," kata Devin, salah satu keluarga pemilik hotel, Rabu (12/7/2023).
Ketika konstruksi pembangunan sedang dikerjakan sebenarnya pihak hotel tidak membutuhkan lahan Ngadenin. Namun, untuk kebaikan bersama pihaknya melakukan negosiasi dengan Ngadenin.
"Kalau untuk kita sebenarnya mau menawarkan atau membeli atau tidak ya nggak butuh-butuh banget," tuturnya.
Menurut Devin, pengajuan Rp 8 juta per meter saat itu sesuai Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) tanah di wilayah itu. Ngadenin sempat mengusulkan opsi ditukarkan rumah dengan luas yang sama dan berada di wilayah itu. "Itu saya angkat tangan karena bukan bidang saya mencari-cari rumah," katanya.
(jon)
Lihat Juga :