Akun Facebooknya Dicatut untuk Provokasi Isu SARA, Jurnalis di Kendari Lapor ke Polisi

Senin, 27 Juli 2020 - 11:58 WIB
Gambar beserta caption yang diunggah Rahman Ashar tersebut dibagikan kembali oleh Rahman Ashar sendiri di beberapa grup Facebook. Hal itu mengundang reaksi para netizen. Bahkan menurut Jumaddin, banyak nomor-nomor baru yang mengirim pesan WhatsApp dengan nada-nada kurang berkenaan.

Mantan redaktur salah satu surat kabar harian di Kendari ini, mengaku tidak pernah menuliskan status berisi isu SARA seperti yang disebar oleh Rahman Ashar.

Menurut Jumaddin, akun miliknya tidak sedang dibajak karena sampai saat ini akun Facebooknya masih aman-aman saja. (Bisa diklik: Petani Hilang Diterkam Buaya, Basarnas Turunkan Perahu Karet Cari Korban)

Jumaddin menduga, gambar yang diunggah dan disebar oleh Rahman Ashar merupakan hasil editan.

"Kita berharap, Polda Sultra dapat mengungkap kasus ini karena telah meresahkan dan mencemarkan nama baik banyak orang. Sebab, ternyata sudah banyak yang jadi korban atas ulah akun Facebook Rahman Ashar," kata Jumaddin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!