Seniman Agus Gimbo Diduga Dianiaya hingga Tewas di Gedung DKM
Rabu, 28 Juni 2023 - 15:44 WIB
"Ketika ada unggahan itu, saya menghubungi keluarga. Pihak keluarga menyayangkan, ada kelompok yang tidak berkomunikasi dengan keluarga, tiba-tiba bikin begini. Jadi tanpa seizin keluarga kok begini, keluarga susah payah melupakan itu," terang Dimas Novib.
Pihaknya juga tak pernah ada maksud melempar tanggungjawab, pasalnya saat kegiatan teater itu gedung DKM hanya dipinjam pakai saja. DKM bukan menjadi penyelenggara acara, bahkan pengurus DKM juga tak terlibat secara langsung pada kegiatan teater yang dimulai sore hari itu. "Peringatan hari teater oleh teman-teman Nawasena. DKM tidak mengorganisir acara itu," tegasnya.
Ia memastikan, tidak ada penghalang-halangan dari DKM ketika kepolisian melakukan penyelidikan kasus tersebut. Bahkan disebut Dimas Novib, polisi langsung datang pada Selasa (4/4/2023) pagi, usai menerima laporan. Namun, polisi meminta kedua belah pihak untuk menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan terlebih dahulu.
Baca juga: Semburkan Lava Pijar, Gunung Karangetang Alami 162 Gempa Guguran
Kini pasca insiden yang menyebabkan kematian di gedung DKM, dirinya selaku ketua memperketat aturan peminjaman gedung DKM. Sebelumnya alokasi waktu peminjaman pukul 22.00 WIB, kali ini diubah menjadi pukul 21.00 WIB sudah harus selesai.
"Kami sangat berbenah dalam penyelenggaraan acara. Kami sebagai pemilik tempat, meminta setiap kegiatan harus ada izin kepolisian. Ada pembatasan jam malam. Serta, ada surat jaminan dari pelaksana kegiatan," tegasnya.
"Masyarakat sekitar DKM juga komplain, karena malam-malam masih berisik. Hal itu menjadi perhatian kita, dari dahulu yang diperbolehkan kegiatan di sini kesenian, tidak boleh mantenan, maupun kegiatan politik," pungkasnya.
(eyt)