Nasib Si Lumbung Pangan Kampung Nimbokrang, Asa Itu Masih Ada

Minggu, 26 Juli 2020 - 14:13 WIB
Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Jayapura Rasino yang juga mantan Kepala Kampung Karya Bumi Besum yang juga turut dalam perjuangan ke Jakarta kala itu, sangat berharap lahan tidur di Nimbokrang bisa dimanfaatkan.

Dalam kesempatan panen raya Kedelai varietas Galunggung di Kampung ini beberapa waktu lalu, Rasino mengakui permasalahan ulayat menjadi awal lahan garapan tersebut mangkrak.

(Baca juga: Lomba Kampung Sehat Berbuah Manis, Mataram Hampir Keluar dari Zona Merah Corona )

"Harapan kita lahan ini bisa kembali dimanfaatkan seperti dulu ditahun 80-an yang terkenal dengan padi kedelai dan jeruk. Memang yang membuat lahan seperti ini akibat permasalahan hak ulayat dengan masyarat adat,"kata Rasino.

Pihaknya berharap pemerintah bersama adat dan warga masyarakat Transmigrasi bisa duduk dan mencari jalan keluar terbaik atas persoalan tersebut. Intinya, persoalan ulayat hendaknya menjadi keseriusan Pemerintah daerah, sehingga Nimbokrang bisa kembali menjadi lumbung pangan Kabupaten Jayapura.

"Harus ada solusi, supaya lahan-lahan ini tidak dibiarkan begitu saja dan bisa menjadi lahan produktif, dan harapannya bisa menjadikan sumber ekonomi bagi warga masyarakat,"ucapanya.

Semua curah pikir warga Nimbokrang masih bergulat dengan nasib lahan-lahan yang sangat potensial ini. Asa ini rupanya juga menghantui Brigpol Yoyong Kuncoro sejak fungsi Babinkamtibmas itu disematnya.

"Saya sangat berharap lahan-lahan ini kembali bisa ditanami seperti dulu," kata dia, Jumat (24/7/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!