Macet dan Banjir Hantui Kota Malang, Begini Respons Ketua DPP Partai Perindo
Minggu, 25 Juni 2023 - 08:40 WIB
Ketua DPP Partai Perindo bidang Hukum Internal Christophorus Taufik,
MALANG - Ketua DPP Partai Perindo bidang Hukum Internal Christophorus Taufik mengikuti forum diskusi bertajuk Uji Publik Bacaleg DPR RI Ketika Rakyat Bersuara. Acara yang digelar oleh Malang Peduli Demokrasi di salah satu hotel berbintang di Kota Malang menghadirkan beberapa akademisi dan tokoh masyarakat di Malang, pada Sabtu sore (24/6/2023).
Christophorus Taufik menyampaikan, pentingnya Kota Malang dalam menunjang perekonomian dan pariwisata di dua wilayah lain yakni Kabupaten Malang dan Kota Batu. Maka diperlukan kolaborasi dan sinergi pembangunan di antara ketiga wilayah di Malang raya ini.
"Malang harus mulai ke situ (menata bersama pembangunan wilayah), Kota Malang itu secara kebijakan seperti Singapura, dia tidak punya apa-apa, karena orang biasanya rekreasinya di Kota Batu dan Kabupaten Malang, cuma stay-nya di kota (Malang)," ucap Taufik dalam pemaparannya.
Baca juga: Komitmen Ketua DPP Partai Perindo Cegah Korupsi yang Sistematis
Permalasahan kompleks di Kota Malang perlu segera diselesaikan bila tak ingin masyarakat dari luar Malang, utamanya wisatawan tetap datang ke Malang dengan aman dan nyaman. Salah satu persoalan yang disoroti selama ini adalah persoalan banjir dan macet yang menerjang Kota Malang.
"Orang yang rekreasi di Malang raya, stay di Malang, syaratnya tidak boleh banjir, tidak boleh macet, kalau di sana penuh, orang mau ke Malang males, maka perlu dicarikan solusi yang konkret," tuturnya.
Christophorus Taufik menyampaikan, pentingnya Kota Malang dalam menunjang perekonomian dan pariwisata di dua wilayah lain yakni Kabupaten Malang dan Kota Batu. Maka diperlukan kolaborasi dan sinergi pembangunan di antara ketiga wilayah di Malang raya ini.
"Malang harus mulai ke situ (menata bersama pembangunan wilayah), Kota Malang itu secara kebijakan seperti Singapura, dia tidak punya apa-apa, karena orang biasanya rekreasinya di Kota Batu dan Kabupaten Malang, cuma stay-nya di kota (Malang)," ucap Taufik dalam pemaparannya.
Baca juga: Komitmen Ketua DPP Partai Perindo Cegah Korupsi yang Sistematis
Permalasahan kompleks di Kota Malang perlu segera diselesaikan bila tak ingin masyarakat dari luar Malang, utamanya wisatawan tetap datang ke Malang dengan aman dan nyaman. Salah satu persoalan yang disoroti selama ini adalah persoalan banjir dan macet yang menerjang Kota Malang.
"Orang yang rekreasi di Malang raya, stay di Malang, syaratnya tidak boleh banjir, tidak boleh macet, kalau di sana penuh, orang mau ke Malang males, maka perlu dicarikan solusi yang konkret," tuturnya.
Lihat Juga :