Dalam Sebulan 200 Perawat di Jatim Terpapar COVID-19
Minggu, 26 Juli 2020 - 10:48 WIB
(Baca juga: Mobil Polrestabes Surabaya Tiba, Pelanggar Semburat )
Para perawat yang dinyatakan positif COVID-19 , kini sedang menjalani perawatan dan karantina. DPW PPNI Jatim menyebutkan, sebanyak 16 perawat di Jatim, meninggal dunia akibat COVID-19 , terbanyak ada di Kota Surabaya, yakni sebanyak delapan orang.
Mengantisipasi bertambahnya perawat yang terpapar atau meninggal akibat COVID-19 , DPW PPNI Jatim, akan memaksimalkan bantuan APD dan insentif bagi perawat. Bantuan yang sudah disalurkan antara lain di Sidoarjo, Probolinggo, Malang, dan selanjutnya Kediri.
(Baca juga: Pengungsi Korban Banjir Wajo Terlantar dan Kedinginan )
Sementara untuk memutus rantai penularan COVID-19 di tempat pelayanan kesehatan, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) bekerjasama dengan TNI membuat terobosan one gate sytem dalam program integrai rumah sakit rujukan di Jatim.
Para perawat yang dinyatakan positif COVID-19 , kini sedang menjalani perawatan dan karantina. DPW PPNI Jatim menyebutkan, sebanyak 16 perawat di Jatim, meninggal dunia akibat COVID-19 , terbanyak ada di Kota Surabaya, yakni sebanyak delapan orang.
Mengantisipasi bertambahnya perawat yang terpapar atau meninggal akibat COVID-19 , DPW PPNI Jatim, akan memaksimalkan bantuan APD dan insentif bagi perawat. Bantuan yang sudah disalurkan antara lain di Sidoarjo, Probolinggo, Malang, dan selanjutnya Kediri.
(Baca juga: Pengungsi Korban Banjir Wajo Terlantar dan Kedinginan )
Sementara untuk memutus rantai penularan COVID-19 di tempat pelayanan kesehatan, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) bekerjasama dengan TNI membuat terobosan one gate sytem dalam program integrai rumah sakit rujukan di Jatim.
Lihat Juga :