Poltekkes Kemenkes Denpasar-Binawan Siap Penuhi Kebutuhan Perawat di Eropa
Sabtu, 07 Juni 2025 - 07:51 WIB
loading...
Poltekkes Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama Yayasan Binawan siap memenuhi kebutuhan perawat di Eropa. Foto/istimewa.
A
A
A
BALI - lndonesia menjadi kekuatan baru dalam mengirimkan pekerja keperawatan di tingkat global. Hal itu menyusul diluncurkannya Program Kelas Eropa oleh Yayasan Binawan dan Poltekkes Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Denpasar.
Program Kelas Eropa ini diberikan melalui beasiswa pelatihan kerja di Eropa dari Yayasan Binawan. Dalam peluncuran itu, juga diresmikan Binawan International Career Center di kampus Poltekkes Kemenkes Denpasar, Bali.
Peresmian ini menjadi tonggak penting dari implementasi Perjanjian Kerja Sama antara Yayasan Binawan dan Direktorat Jenderal SDM Kesehatan Kemenkes sebagai bentuk konkret dari strategi nasional penguatan tenaga kesehatan Indonesia di panggung internasional.
Baca juga: 55 Perawat Profesional Indonesia Dikirim ke Austria
Direktur Poltekkes Kemenkes Denpasar Sri Rahayu menyatakan komitmennya menjadikan institusi ini sebagai pelopor gerakan internasionalisasi perawat Indonesia. "Program ini adalah hasil sinergi jangka panjang antara Yayasan Binawan dan Kemenkes RI," ujarnya Sabtu (7/6/2025).
Program Kelas Eropa ini diberikan melalui beasiswa pelatihan kerja di Eropa dari Yayasan Binawan. Dalam peluncuran itu, juga diresmikan Binawan International Career Center di kampus Poltekkes Kemenkes Denpasar, Bali.
Peresmian ini menjadi tonggak penting dari implementasi Perjanjian Kerja Sama antara Yayasan Binawan dan Direktorat Jenderal SDM Kesehatan Kemenkes sebagai bentuk konkret dari strategi nasional penguatan tenaga kesehatan Indonesia di panggung internasional.
Baca juga: 55 Perawat Profesional Indonesia Dikirim ke Austria
Direktur Poltekkes Kemenkes Denpasar Sri Rahayu menyatakan komitmennya menjadikan institusi ini sebagai pelopor gerakan internasionalisasi perawat Indonesia. "Program ini adalah hasil sinergi jangka panjang antara Yayasan Binawan dan Kemenkes RI," ujarnya Sabtu (7/6/2025).
Lihat Juga :