Penipuan Berkedok Jual Beli Mobil di Tangsel Marak, Begini Modusnya

Senin, 19 Juni 2023 - 15:55 WIB
"Saya langsung cek ke sana berdua sama teman berboncengan naik motor. Kebetulan saat saya tiba, si S ini sedang di luar. Jadi saya hanya bertemu dengan orang tuanya. Saya dipersilakan mengecek mobil," jelasnya.

Menurut Januar, kondisi mobil yang dijual tersebut dalam kondisi lengkap dan prima. Dia pun kian tertarik membeli. Tak berselang lama, S tiba dan akhirnya menyepakati penjualan mobil dengan harga Rp100 juta, namun S meminta uang ditransfer ke rekening saudaranya.

"Setelah sepakat soal harga. Akhirnya dia minta uang ditransfer ke rekening saudaranya, namanya Abdul. Saya awalnya ragu, terus saya tanya kenapa enggak ke rekening mbaknya (S) aja? Tapi dia jawab enggak apa-apa, nanti juga uangnya tetap dikasih ke saya juga," terangnya.

Korban sempat berulang kali memastikan penjual soal rekening tujuan transfer. Namun S tetap meyakinkan bahwa uang harus ditransfer ke rekening saudaranya yang disebut bernama Abdul. Lalu, korban diberikan nomor teleponnya untuk meminta langsung nomor rekening tujuan.

"Akhirnya saya hubungi nomornya Abdul, terus dia kirim nomor rekening BCA atas nama orang lain, alasannya dia enggak punya Bank BCA. Sebelum saya kirim Rp100 juta, saya pastikan lagi ke mbak S ini, mbak ini uangnya saya kirim ke sini? Dia jawab iya," tambahnya.

Setelah uang dikirim, S meminta agar korban menunggu beberapa menit. Namun selanjutnya, S berdalih bahwa nomor Abdul tak lagi aktif saat dihubungi. Korban yang merasakan keanehan itu lalu menanyakan kembali soal status hubungan antara S dan Abdul.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!