Bayi Laki-laki Ditemukan di Atas Trotoar Resmi Diadopsi Pasangan Polisi Polda Sumsel
Sabtu, 03 Juni 2023 - 06:52 WIB
Bayi laki-laki yang diketahui bernama Raska Aditya yang berusia 1 tahun resmi diadopsi oleh pasangan suami istri personel Polda Sumsel. Kedua personel polisi itu yang pertama kali menyelamatkan Raska. Foto SINDOnews
PALEMBANG - Bayi laki-laki yang diketahui bernama Raska Aditya yang berusia 1 tahun resmi diadopsi oleh pasangan suami istri personel Polda Sumsel. Kedua personel polisi itu yang pertama kali menyelamatkan Raska di depan SPBU Tangga Takat dan dikerumuni semut, Jumat (2/6/2023).
Awalnya bayi laki-laki itu akan dia serahkan kepada kakeknya, Abdul Hamid. Namun dengan alasan kesulitan ekonomi, kakek bayi ganteng itu dengan legowo menyerahkan perawatan Raska kepada pihak kepolisian. Baca juga: Geger! Warga Temukan Bayi Terbaring di Trotoar, Diselimuti Kain Warna Pink dan Dikerubungi Semut
Langkah ini diambil karena tak ingin terjadi hal buruk yang akan dialami bayi tidak berdosa itu. Dan Kasubdit 5 Renakta Ditreskrimum Polda Sumsel AKBP Raswidiati Anggraini telah melakukan mediasi bersama keluarga bayi dan Pekerja Dinas Sosial Provinsi Sumsel.
“Demi keberlangsungan dan keselamatan bayi ini. Keputusannya sudah ada calon orang tua baru yang akan mengadopsi," jelas Raswidiati kepada awak media.
Dan yang menjadi alasannya, melihat kondisi Weni Agustin (35), ibu kandung bayi yang memiliki riwayat gangguan kejiwaan, bahkan ini sudah kali ketiga bayi itu dibuang oleh ibunya.
Kondidi itu dibuktikan dengan adanya surat rawat jalan dari Rumah Sakit Ernaldi Bahar Palembang. "Ibu bayi sudah menjadi pasien RS Ernaldi Bahar. Ke depannya akan kembali melakukan pemeriksaan,” katanya.
Awalnya bayi laki-laki itu akan dia serahkan kepada kakeknya, Abdul Hamid. Namun dengan alasan kesulitan ekonomi, kakek bayi ganteng itu dengan legowo menyerahkan perawatan Raska kepada pihak kepolisian. Baca juga: Geger! Warga Temukan Bayi Terbaring di Trotoar, Diselimuti Kain Warna Pink dan Dikerubungi Semut
Langkah ini diambil karena tak ingin terjadi hal buruk yang akan dialami bayi tidak berdosa itu. Dan Kasubdit 5 Renakta Ditreskrimum Polda Sumsel AKBP Raswidiati Anggraini telah melakukan mediasi bersama keluarga bayi dan Pekerja Dinas Sosial Provinsi Sumsel.
“Demi keberlangsungan dan keselamatan bayi ini. Keputusannya sudah ada calon orang tua baru yang akan mengadopsi," jelas Raswidiati kepada awak media.
Dan yang menjadi alasannya, melihat kondisi Weni Agustin (35), ibu kandung bayi yang memiliki riwayat gangguan kejiwaan, bahkan ini sudah kali ketiga bayi itu dibuang oleh ibunya.
Kondidi itu dibuktikan dengan adanya surat rawat jalan dari Rumah Sakit Ernaldi Bahar Palembang. "Ibu bayi sudah menjadi pasien RS Ernaldi Bahar. Ke depannya akan kembali melakukan pemeriksaan,” katanya.
Lihat Juga :