Belasan Tahun jadi Honorer, Anggota Damkar KBB Berharap Ada Perhatian Pemerintah
Senin, 29 Mei 2023 - 22:01 WIB
"Profesi Damkar tidak kenal waktu, mau pagi, siang, ataupun malam tetap harus siap melakukan penanganan kebakaran dan pengaduan lainnya," tuturnya.
Dia menuturkan, saat melakukan penanganan dirinya dan timnya juga harus berhadapan dengan berbagai risiko, seperti sengatan tawon atau dipatuk ular berbisa. Risiko yang paling fatal sengatan hewan sama risiko ketinggian yang jika jatuh bisa berimbas masuk ke rumah sakit.
Oleh karenanya, timnya sangat membutuhkan sarana dan prasarana yang ideal sebagai penunjang dalam bekerja guna memastikan keselamatan seluruh petugas agar tetap aman. Selain sarpras dan keilmuan untuk penunjang, kesejahteraan personel pun juga merupakan hal penting yang harus diperhatikan.
"Semoga Pemda KBB bisa lebih memperhatikan sarpras dan kesejahteraan anggota Damkar, karena petugas Damkar bekerja secara nyata dan langsung bersentuhan dengan masyarakat," pungkasnya.
Dia menuturkan, saat melakukan penanganan dirinya dan timnya juga harus berhadapan dengan berbagai risiko, seperti sengatan tawon atau dipatuk ular berbisa. Risiko yang paling fatal sengatan hewan sama risiko ketinggian yang jika jatuh bisa berimbas masuk ke rumah sakit.
Oleh karenanya, timnya sangat membutuhkan sarana dan prasarana yang ideal sebagai penunjang dalam bekerja guna memastikan keselamatan seluruh petugas agar tetap aman. Selain sarpras dan keilmuan untuk penunjang, kesejahteraan personel pun juga merupakan hal penting yang harus diperhatikan.
"Semoga Pemda KBB bisa lebih memperhatikan sarpras dan kesejahteraan anggota Damkar, karena petugas Damkar bekerja secara nyata dan langsung bersentuhan dengan masyarakat," pungkasnya.
(msd)
Lihat Juga :