Kasus TBC di Jateng Tinggi, Penularannya Mirip COVID-19

Kamis, 23 Juli 2020 - 10:03 WIB
Kasus TBC di Jawa Tengah makin tinggi, penularannya mirip COVID-19.Foto/dok
SEMARANG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah meminta masyarakat tidak lengah terhadap kasus tuberkolosis, di tengah pandemi COVID-19. Hingga triwulan kedua (Januari-Juni) 2020 pengidap baru penyakit ini 23.919 orang.

Kepala Dinkes Provinsi Jawa Tengah Yulianto Prabowo menyatakan, karakteristik penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis itu hampir serupa dengan COVID-19.



(Baca juga: Semarang Smart City Jadi Pijakan Tranformasi Kota Semarang )

“Menyerangnya saluran napas dan paru-paru. Penularannya pun hampir sama melalui droplet (percikan liur). Maka dari itu, kami minta warga tetap menjaga kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan dan makan bergizi, membuka jendela, dan jaga jarak,” terang Yulianto, Rabu (22/7/2020).

Ia menyebutkan, dari puluhan ribu kasus TBC di Jateng, Kabupaten Tegal menjadi daerah dengan kasus cukup tinggi. Sebanyak 1.832 kasus tuberkolosis dilaporkan.

Paparan kasus TBC di Jawa Tengah, menyerang tak pandang bulu, dari bayi baru lahir hingga lansia. Data Dinkes Jateng, persentase kelompok umur yang terpapar TBC sebagai berikut, bayi usia 0-4 tahun sebanyak tujuh persen, kemudian umur 5-14 tahun (5,3 persen), umur 15-24 tahun (15,4 persen).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!