Sekolah Daring Bikin Darah Tinggi
Kamis, 23 Juli 2020 - 08:09 WIB
“Sekolah daring bikin darah tinggi. Kita harus sabar, habis mau gimana lagi,” ujar Mira (38), warga Perumnas II, Karawaci yang anaknya sekolah di kawasan Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis (23/7/2020). (Baca juga: Pembelajaran Online Dinilai Memberatkan, Orang Tua Desak Ada Perubahan)
Ibu lainnya, Silvy (40) memilih menyerahkan nasib anaknya yang duduk di bangku SMP belajar di rumah kepada suaminya yang sudah tiga bulan bekerja dari rumah (work from home). Perempuan yang tinggal di kawasan BSD, Serpong itu meng-handle anak keduanya yang masih duduk di bangku SD.
“Mumpung ayahnya di rumah biar dia ngajarin. Saya ngurus anak kedua sama dapur. Kalau saya urus semua bisa mati berdiri,” celotehnya.
Ibu lainnya, Silvy (40) memilih menyerahkan nasib anaknya yang duduk di bangku SMP belajar di rumah kepada suaminya yang sudah tiga bulan bekerja dari rumah (work from home). Perempuan yang tinggal di kawasan BSD, Serpong itu meng-handle anak keduanya yang masih duduk di bangku SD.
“Mumpung ayahnya di rumah biar dia ngajarin. Saya ngurus anak kedua sama dapur. Kalau saya urus semua bisa mati berdiri,” celotehnya.
(jon)
Lihat Juga :