DP3A-P2KB Kota Surabaya Beberkan Penyebab Meningkatnya Kasus Kekerasan Terhadap Anak
Jum'at, 19 Mei 2023 - 13:12 WIB
"Untuk kenalan di Instagram, Facebook, seperti itu. Nyuwun sewu (mohon maaf) ya, profil yang dipasang di media sosial belum tentu dengan yang aslinya sama, nah itu terpincut," ujarnya.
Karena itu, DP3A-P2KB pun juga intens melakukan pencegahan kekerasan terhadap anak melalui kegiatan sosialisasi dinamika remaja berkaitan dengan penggunaan media sosial. Sosialisasi tersebut menyasar ke sekolah-sekolah jenjang SD-SMP hingga pondok pesantren.
"Terakhir kita nyasar (sosialisasi) ke pesantren. Itu disampaikan bagaimana sih kita menggunakan internet yang sehat, bagaimana ilmu tentang reproduksi, seperti itu," ujarnya. Baca juga: Kemenkumham Sulsel Beri Pendampingan Zona Integritas di Rupbasan Makassar
Ida pun lantas membeberkan jumlah kasus kekerasan terhadap anak di Surabaya pada tahun 2023. Sejak bulan Januari-April 2023, kasus kekerasan terhadap anak mencapai sekitar 30an. "Ada sekitar 30 an kasus kekerasan terhadap anak sejak Januari-April 2023," ungkapnya.
Karena itu, DP3A-P2KB pun juga intens melakukan pencegahan kekerasan terhadap anak melalui kegiatan sosialisasi dinamika remaja berkaitan dengan penggunaan media sosial. Sosialisasi tersebut menyasar ke sekolah-sekolah jenjang SD-SMP hingga pondok pesantren.
"Terakhir kita nyasar (sosialisasi) ke pesantren. Itu disampaikan bagaimana sih kita menggunakan internet yang sehat, bagaimana ilmu tentang reproduksi, seperti itu," ujarnya. Baca juga: Kemenkumham Sulsel Beri Pendampingan Zona Integritas di Rupbasan Makassar
Ida pun lantas membeberkan jumlah kasus kekerasan terhadap anak di Surabaya pada tahun 2023. Sejak bulan Januari-April 2023, kasus kekerasan terhadap anak mencapai sekitar 30an. "Ada sekitar 30 an kasus kekerasan terhadap anak sejak Januari-April 2023," ungkapnya.
Lihat Juga :