14 Pejabat Kota Bekasi Positif COVID-19, Dua Meninggal Dunia
Rabu, 22 Juli 2020 - 20:58 WIB
Seperti Kabid Anggaran BPKAD ada penyakit penyerta hipertensi, begitu juga Camat Bekasi Utara. "Meninggal kemarin diserangnya adalah pembuluh jantung, COVID-19 mematikannya di situ. Penyakitnya itu kemarin miokarbitis, memang dia ada hipertensi," ungkapnya.
Rahmat menjelaskan, penularan terhadap ASN tersebut berasal dari klaster keluarga. Seperti keluarganya yang datang dari luar daerah maupun istri atau anaknya yang habis pergi keluar daerah. "Penularannya di inspektorat itu diduga istrinya pulang dari Makassar, terus ada yang dari Surabaya,” ujarnya.
Kemudian ada yang dari pertemuan-pertemuan. Staf ahli pemerintahan itu kan juga dari lingkungan deket, seperti kepada inspektur dengan Tapem. Pejabat pemerintah tersebut saat ini sudah melakukan isolasi secara mandiri atau di rumah sakit rujukan.
Rahmat menjelaskan, penularan terhadap ASN tersebut berasal dari klaster keluarga. Seperti keluarganya yang datang dari luar daerah maupun istri atau anaknya yang habis pergi keluar daerah. "Penularannya di inspektorat itu diduga istrinya pulang dari Makassar, terus ada yang dari Surabaya,” ujarnya.
Kemudian ada yang dari pertemuan-pertemuan. Staf ahli pemerintahan itu kan juga dari lingkungan deket, seperti kepada inspektur dengan Tapem. Pejabat pemerintah tersebut saat ini sudah melakukan isolasi secara mandiri atau di rumah sakit rujukan.
(wib)
Lihat Juga :