Orang Tua Mengeluh soal Belajar Daring, Ini Jawaban Sekda Purwakarta
Rabu, 22 Juli 2020 - 18:07 WIB
Menanggapi pesan berantai seperti itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Purwakarta Iyus Permana mengaku prihatin dengan kondisi dunia pendidikan saat Pandemi COVID-19. Berbagai upaya pun telah dilakukan pemerintah agar dunia pendidikan tidak terlalu terdampak. (BACA JUGA: Anak Belajar di Rumah, Konsentrasi Orang Tua Karier Terpecah )
"Sebenarnya untuk KBM tinggal bagaimana inovasi guru atau pengelola sekolah untuk menyiasatinya, jika memang sulit melaksanakan secara daring. Tatap muka bisa dilaksanakan asalkan saja dengan pembatasan-pembatasan atau memberlakukan protokol kesehatan secara ketat," ungkap Iyus kepada SINDONEWS.
Dia mengemukakan, salah satu inovasinya adalah dengan membuat pembatasan siswa saat KBM tatap muka di sekolah. Misalnya, satu rombongan belajar bisa di bawah sepuluh orang. Selain itu, ketika proses belajar siswa mengenakan pakaian umum, bukan seragam.
"Sebenarnya untuk KBM tinggal bagaimana inovasi guru atau pengelola sekolah untuk menyiasatinya, jika memang sulit melaksanakan secara daring. Tatap muka bisa dilaksanakan asalkan saja dengan pembatasan-pembatasan atau memberlakukan protokol kesehatan secara ketat," ungkap Iyus kepada SINDONEWS.
Dia mengemukakan, salah satu inovasinya adalah dengan membuat pembatasan siswa saat KBM tatap muka di sekolah. Misalnya, satu rombongan belajar bisa di bawah sepuluh orang. Selain itu, ketika proses belajar siswa mengenakan pakaian umum, bukan seragam.
(awd)
Lihat Juga :