Klungkung Meluncurkan Produk Garam Beryodium Kusamba
Rabu, 22 Juli 2020 - 16:21 WIB
I Gusti Nyoman Sadi Ari Putra menambahkan, garam beryodium ini akan dipasarkan di pasar-pasar tradisional dan pasar modern. Hari ini sebanyak 2500 pcs Garam Beryodium Kusamba diedarkan di pasar tradisional dan Pasar Modern dengan menggandeng Koperasi Kabupaten Klungkung dan Holding Company yang ada di Kabupaten Klungkung.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Klungkung Luh Ketut Ari Citrawati selaku Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah Kabupaten Klungkung menyampaikan bahwa garam Kusamba Merupakan garam organik asli Desa Kusamba diproduksi secara tradisional, diolah dan dikemas secara modern, sehingga menghasilkan garam bercita rasa gurih yang bermanfaat bagi kesehatan dengan kandungan yodiumnya.
"Garam merupakan salah satu komoditi yang strategis karena sangat dibutuhkan dalam semua sektor kehidupan baik itu untuk dikonsumsi maupun industri, farmasi dan kosmetika. Garam Kusamba juga sudah ada yang diekspor sampai ke Jepang. Selain itu, proses produksi Garam Kusamba yang masih tradisional juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan domestik maupun internasional," kata Luh Ketut.
Luh Ketut Ari Citrawati menambahkan upaya Pemkab Klungkung dalam merevitalisasi Garam Kusamba melalui Pokja Garam, telah menghasilkan beberapa keunggulan yakni, Indikasi Geografis (IG) merupakan bentuk pengakuan terhadap asal Garam Kusamba, sehingga Garam Kusamba telah memiliki identitas yang berdampak pada reputasi, kualitas dan karateristik, Standar Nasional Indonesia (SNI) yang menyatakan Garam Kusamba sudah memenuhi standar Indonesia, Ijin edar BPPOM yang menyatakan Garam Kusamba sudah boleh beredar di pasar Indonesia.
Bupati I Nyoman Suwirta menugasi instansi terkait untuk mulai melakukan promosi terkait Garam Beryodium Kusamba. Bupati Suwirta mengharapkan generasi muda Desa Kusamba dapat ikut berperan dalam melestarikan, melakukan produksi, dan pemasaran garam beryodium Kusamba.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Klungkung Luh Ketut Ari Citrawati selaku Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah Kabupaten Klungkung menyampaikan bahwa garam Kusamba Merupakan garam organik asli Desa Kusamba diproduksi secara tradisional, diolah dan dikemas secara modern, sehingga menghasilkan garam bercita rasa gurih yang bermanfaat bagi kesehatan dengan kandungan yodiumnya.
"Garam merupakan salah satu komoditi yang strategis karena sangat dibutuhkan dalam semua sektor kehidupan baik itu untuk dikonsumsi maupun industri, farmasi dan kosmetika. Garam Kusamba juga sudah ada yang diekspor sampai ke Jepang. Selain itu, proses produksi Garam Kusamba yang masih tradisional juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan domestik maupun internasional," kata Luh Ketut.
Luh Ketut Ari Citrawati menambahkan upaya Pemkab Klungkung dalam merevitalisasi Garam Kusamba melalui Pokja Garam, telah menghasilkan beberapa keunggulan yakni, Indikasi Geografis (IG) merupakan bentuk pengakuan terhadap asal Garam Kusamba, sehingga Garam Kusamba telah memiliki identitas yang berdampak pada reputasi, kualitas dan karateristik, Standar Nasional Indonesia (SNI) yang menyatakan Garam Kusamba sudah memenuhi standar Indonesia, Ijin edar BPPOM yang menyatakan Garam Kusamba sudah boleh beredar di pasar Indonesia.
Bupati I Nyoman Suwirta menugasi instansi terkait untuk mulai melakukan promosi terkait Garam Beryodium Kusamba. Bupati Suwirta mengharapkan generasi muda Desa Kusamba dapat ikut berperan dalam melestarikan, melakukan produksi, dan pemasaran garam beryodium Kusamba.
Lihat Juga :