Prioritaskan Keamanan Mitra-Konsumen, Driver Gojek Wajib Vermuk

Selasa, 21 Juli 2020 - 22:32 WIB
Rupanya Ary lupa melepas masker motif wajah berkumis yang dipakainya. Setelah dia membuka maskernya, konsumen terlihat lega. "Customer saya tenang, katanya, nah gitu dong yang dateng sama kayak yang di aplikasi," tulis Ary di video TikTok.

Di akhir video, Babeh Ary dan dua rekan driver lainnya menjelaskan maanfaat fitur vermuk untuk keamanan dan kenyamanan. Fitur vermuk atau facial recognition adalah teknologi pengenalan wajah lewat 'selfie' baik saat pertama kali login di aplikasi.

"Kata teman, verifikasi muka buat lindungi akun driver saya biar gak dibajak penipu dan customer jadi ngerasa aman. Sekarang saya mengerti saya mau lanjut cari order lagi. Semangat," tutur dia.

Video TikTok tersebut dikomentari sebanyak 6,4 ribu netizen, diretweet 47,5 kali, dan disukai 136,5 ribu pengguna Twitter. Babeh Ary tidak menyangka video TikTok-nya menjadi viral dan mendapat tanggan positif dari banyak orang. Dalam cuitan selanjutnya, Ary mengingatkan rekan sesama driver untuk disiplin verifikasi muka.

Ketua Himpunan Lembaga Konsumen Indonesia (HLKI) Jabar Banten dan DKI Jakarta Firman Turmantara menyambut baik hadirnya fitur vermuk. Menurutnya, fasilitas tersebut dapat menjamin keamanan, khususnya bagi konsumen saat menggunakan layanan aplikasi.

Firman menyatakan, mengacu pada Undang-Undang Perlindungan Konsumen Pasal 4 ayat 1, konsumen berhak atas kenyamanan, kenyamanan, dan keselamatan dalam menggonsumsi barang dan atau jasa.

Selain itu, aturan terkait perlindungan konsumen juga sudah diinisiasi oleh Presiden John F Kennedy saat mengajukan undang-undang tentang hak konsumen sejak 15 maret 1962 silam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!