Rapid Test, Delapan Peserta CFD Kota Bekasi Reaktif Covid-19
Selasa, 21 Juli 2020 - 19:40 WIB
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Dezy Syukrawati, mengatakan, delapan peserta CFD yang positif itu didapat dari 118 yang dilakukan rapid test. ”Rapid test kni belum tentu positif corona, yang menentukan hasil tes swab,” katanya. (Baca juga: Bio Farma Bakal Produksi Vaksin Corona hingga 250 Juta Dosis/Tahun)
Delapan orang ini sudah diminta untuk melakukan isolasi mandiri sambil menunggu hasil swab test."Sudah langsung di swab, namanya rapid itu tindaklanjut dengan swab. Jadi aktif ada tidaknya virus dari swab, mudah-mudahan besok kita cek ya dan tunggu hasilnya,” tegasnya.
Dezy meminta masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan di tengah masa adaptasi tatanan hidup baru masyarakat produktif aman Covid-19. Kota Bekasi secara resmi membuka kembali kegiatan CFD pada 5 juli 2020. Saat awal CFD belum ada pemeriksaan rapid test. (Baca juga: Dibuka Hari Ini, Ribuan Warga Bekasi Padati Area CFD)
Pada CFD kedua baru mulai dilakukan rapid test dan hasilnya tidak ada yang positif. Pada CFD ketiga kembali dilakukan rapid test, hasilnya delapan reaktif. Untuk itu, masyarakat Kota Bekasi agar tetap menjaga kesehata dengan menerapkan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.
Delapan orang ini sudah diminta untuk melakukan isolasi mandiri sambil menunggu hasil swab test."Sudah langsung di swab, namanya rapid itu tindaklanjut dengan swab. Jadi aktif ada tidaknya virus dari swab, mudah-mudahan besok kita cek ya dan tunggu hasilnya,” tegasnya.
Dezy meminta masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan di tengah masa adaptasi tatanan hidup baru masyarakat produktif aman Covid-19. Kota Bekasi secara resmi membuka kembali kegiatan CFD pada 5 juli 2020. Saat awal CFD belum ada pemeriksaan rapid test. (Baca juga: Dibuka Hari Ini, Ribuan Warga Bekasi Padati Area CFD)
Pada CFD kedua baru mulai dilakukan rapid test dan hasilnya tidak ada yang positif. Pada CFD ketiga kembali dilakukan rapid test, hasilnya delapan reaktif. Untuk itu, masyarakat Kota Bekasi agar tetap menjaga kesehata dengan menerapkan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.
(thm)
Lihat Juga :