Dadang Buaya Ngaku Insaf, Ajak Preman Lain di Garut Berbuat Baik
Kamis, 27 April 2023 - 16:44 WIB
Kasus penganiayaan yang berakhir dengan pembacokan di Pameungpeuk, Garut, Selasa (25/4/2023) kemarin membuka hati Dadang Buaya. SINDOnews/Fani
GARUT - Kasus penganiayaan yang berakhir dengan pembacokan di Pameungpeuk, Garut, Selasa (25/4/2023) kemarin membuka hati Dadang Buaya. Preman top asal Garut Selatan itu mengaku insaf.
Setidaknya itulah yang ia katakan di hadapan para jurnalis usai ditanyai Kapolres Garut AKBP Rio Wahyu Anggoro. Bahkan, pria bernama asli Dadang Sumarna ini sampai mengajak rekan-rekannya di pelosok untuk berbuat baik.
"Ka rekan-rekan Garut, Pameungpeuk, insaf (kepada rekan-rekan Garut, Pameungpeuk, insaf). Berbuat baik," ajak Dadang Buaya di Mapolres Garut, Kamis (27/4/2023).
Lelaki bernyali besar itu pun tampak manggut-manggut ketika dinasehati Kapolres Garut. Dadang Buaya pun mengungkapkan pada Idul Fitri 2023 kemarin ia bertebaran bersama istrinya. "(Saya) agama Islam pak, lebaran sama istri," tuturnya saat berbincang dengan Kapolres Garut.
Bukan hanya Dadang Buaya, rekan sekaligus anak buahnya yang akan menemani Dadang Buaya di sel tahanan, Yusup Saproni, menyatakan hal serupa. Yusup Saproni bahkan mengamini ajakan Dadang Buaya dengan pengakuan penyesalan.
Setidaknya itulah yang ia katakan di hadapan para jurnalis usai ditanyai Kapolres Garut AKBP Rio Wahyu Anggoro. Bahkan, pria bernama asli Dadang Sumarna ini sampai mengajak rekan-rekannya di pelosok untuk berbuat baik.
"Ka rekan-rekan Garut, Pameungpeuk, insaf (kepada rekan-rekan Garut, Pameungpeuk, insaf). Berbuat baik," ajak Dadang Buaya di Mapolres Garut, Kamis (27/4/2023).
Lelaki bernyali besar itu pun tampak manggut-manggut ketika dinasehati Kapolres Garut. Dadang Buaya pun mengungkapkan pada Idul Fitri 2023 kemarin ia bertebaran bersama istrinya. "(Saya) agama Islam pak, lebaran sama istri," tuturnya saat berbincang dengan Kapolres Garut.
Bukan hanya Dadang Buaya, rekan sekaligus anak buahnya yang akan menemani Dadang Buaya di sel tahanan, Yusup Saproni, menyatakan hal serupa. Yusup Saproni bahkan mengamini ajakan Dadang Buaya dengan pengakuan penyesalan.
Lihat Juga :